Sabtu, 15 September 2018

Pria Ini Serahkan 17 Ikan Aligatornya Ke Permerintah, Karena Takut Sanksi

Pria Ini Serahkan 17 Ikan Aligatornya Ke Permerintah, Karena Takut Sanksi

https://newskorandays.blogspot.com/2018/09/pria-ini-serahkan-17-ikan-aligatornya.html


Secara sukarela, Herman menyerahkan 17 ikan Aligator peliharan ke Dinas Ketahanan Pangan Dan Petanian Kota Mojokerto. Ia khawatir terkena sanksi pidana akibat memelihara ikan predator tersebut.

Untuk sementara baru dua ikan Aligator milik Herman yang diambil oleh petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto, sehingga tersisa 15 ekor ikan Aligator di dalam kolam 6x4 meter milik Herman. Ikan peliharaannya rata-rata memiliki panjang 1,5 meter.

Warga lingkungan sekarputih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini mengaku memelihara ikan-ikan itu sejak 20 bulan lalu. Saat itu ia membeli ikan Aligator anakan dipasar Kota mojokerto. Menurutnya, kala itu ikan Aligator anakan marak dijual dipasar.

Awalnya saya pelihara 26 ekor. Banyak yang mati karena kekurangan pakan daging dan ikan segar, kata Herman kepada wartawan dirumahnya, pada hari Jumat (14/9/2018).

Pertama kali memelihara ikan Aligator, Herman pun mengaku tak mengetahui jika ikan itu dilarang masuk ke Indonesia. Ia sendiri baru tahu tentang adanya larangan ini ketika ramai pemberitaan ikan Arapaima Gigas yang dilepas di Sungai Brantas beberapa waktu lalu.

Kami pelihara sebagai seni, tak tahu soal larangan. Setelah kasus ikan Arapaima di Sungai Brantas, saya serahkan ke pemerintah. Ini kesadaran saya sendiri, terangnya.

Kabid Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto Supriyanto menjelaskan, ikan Aligator termasuk jenis ikan yang dilarang masuk ke Indonesia. Hal ini didasarkan pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 41 tahun 2014.

Ikan ini termasuk 10 besar ikan yang tidak boleh hidup di perairan Indonesia, tegasnya. Supriyanto mengaku telah membuatkan berita acara penyerahan ikan Aligaror dari Herman ke pemerintah. Belasan ikan pemangsa ini akan segera diserahkan ke Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya. Nantinya akan kami serahkan untuk dimusnahkan oleh Balai Karantina, tutupnya.

Telah Terjadi Tabrakan Bus VS Truk Di Tol Kanci, Tiga Penumpang Tewas, Karena Supir Mengantuk

Telah Terjadi Tabrakan Bus VS Truk Di Tol Kanci, Tiga Penumpang Tewas, Karena Supir Mengantuk

https://newskorandays.blogspot.com/2018/09/telah-terjadi-tabrakan-bus-vs-truk-di.html


AGEN POKER Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Kanci-Pejagaan, tepatnya di KM 233. Sebuah bus lintas provinsi menabrak truk. Akibat kejadian itu tiga penumpang tewas dan puluhan penumpang lainnya menlalami luka-luka.

Kanit Urlaka Sat Lantas Polres Cirebon Iptu Endang Kurnadi menyebutkan kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, Jumat (14/9/2018) dini hari. Ada tiga penumpang yang meninggal, satu di TKP dan dua lainnya saat mendapat perawatan di rumah sakit, kata Endang saat ditemui di RSUD Waled Cirebon, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Lebih lanjut, Endang menyebutkan bus PO Siliwangi Antar Nusa itu berangkat dari Jawa Timur menuju Pekanbaru. Selain tiga penumpang yang meninggal dunia, lanjut dia, 25 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Ada luka ringan dan berat. Total penumpang 49 orang, termasuk kru bus. Sopir mengalami luka-luka, katanya. Endang menceritakan kronologi kecelakaan maut yang menewaskan tiga penumpang itu. Dikatakan Endang bus melaju dengan kecepatan tiinggi sekitar 80 kilometer per jam sebelum menabrak truk. Saat itu, lanjut dia, bus hendak menyalip mobil lain. Bus nyalip mobil dari kiri. Saat nyalip di depan bus ada truk, terjadi tabrakan dengan truk. Bus terpental nabrak pembatas, ucapnya.

Ia menambahkan saat ini puluhan penumpang yang menjadi korban kecelakaan itu masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Waled. Sementara itu, lanjut dia, untuk tiga korban yang meninggal dunia, satu korban dilarikan ke RS Mitra Plumbon. Dari tiga korban tersebut hanya dua yang diketahui idetintasnya, yakni Mustari (41) asal Kediri dan Saini (63) asal Jawa Timur. Yang satu korban belum diketahui identitasnya, ucapnya.

Sementara, satu penumpang lainnya yang tewas belum diketahui identitasnya. Jenazah Mustari dan Saini saat ini masih berada di RSUD Waled Cirebon. Begitu pun dengan puluhan penumpang yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan di RSUD Waled dan RS Mitra Plumbon Cirebon.

Estarina Putri, salah seorang cucu dari Saini, korban tewas dalam kecelakaan itu tak menyangka ajal menjemput neneknya. Estarina dan kedua saudaranya selamat dalam kejadian tersebut. Sementara itu, ibunya, Sunti Makasari harus mendapat perawatan intensif di RSUD Waled lantaran mengalami luka-luka. Mamah terluka, masih dirawat. Pas saya bangun dari kursi tiba-tiba mobil sudah terguling, ujar Estarina kepada awak media di RSUD Waled Cirebon.

Sewaktu detik-detik kecelakaan, Estarina duduk bersama kedua saudaranya. Saat itu, Estarina tengah tertidur. Sementara itu, lanjut dia, Sunti dan Saini duduk di baris kedua dari depan. Satu keluarga ini rencananya memboyong Saini ke Jambi. Kami dari Jambi, jemput mbah dari Ngawi balik ke Jambi, kata Estarina.

Di tempat yang sama, Masrikin penumpang asal Solo masih mengingat secara persis kecelakaan maut yang menewaskan tiga penumpang bus. Masrikin mengatakan saat kecelakaan mayoritas penumpang bus tengah tidur lelap. Penumpang banyak yang tidak tahu, tiba-tiba bangun bus sudah terguling. Tapi, waktu itu saya masih melek. Ya, pas kejadian tidak banyak yang teriak, tutur Masrikin sambil memegang keningnya.

Masrikin menceritakan bus yang ditumpanginya tengah melaju dengan kecepatan tinggi dan menyalip mobil depan, dengan mengambil lajur kiri. Kemudian, lanjut dia, sopir bus tak sempat mengerem saat mengetahui ada truk di depannya. Jadi bus tuh menabrak truk dulu. Terus ke pinggir menabrak pembatas jalan dan terguling. Ya oleng gara-gara menabrak truk, ujar Masrikin.

Masrikin pasrah. Dia yang saat itu duduk di bagian tengah memegang erat kursinya. Kaki kiri Masrikin pun patah akibat benturan keras. Saya di kursi saja. Kaki saya patah karena benturan, ucap Masrikin yang berencana merantau ke Pekanbaru untuk bekerja sebagai buruh di kebun sawit.

Menurut para saksi, sopir bus mengaku kelelahan dan mengantuk. Sopir memang sempat punya rencana untuk istirahat dan berganti sopir sebelum kejadian. Karena kondisi sopir sudah mengantuk, kata Endang.

Jumat, 14 September 2018

Pesona Papua Barat Diatas Pegunungan Ada Pantai Pasir Putih

Pesona Papua Barat Diatas Pegunungan Ada Pantai Pasir Putih

https://newskorandays.blogspot.com/2018/09/pesona-papua-barat-diatas-pegunungan.html


Pegunungan Arfak (Pegaf) memang memiliki segudang potensi wisata alam yang perlu dikembangkan. Salah satunya adalah danau yang memiliki pantai berpasir putih. Traveler bersama Mapala UI mengeksplorasi Pegaf dalam rangka Ekspedisi Bumi Cendrawasih 2018. Salah satu yang tak kami lewatkan adalah pantai pasir putih di Danau Anggi Gida.

Ada beberapa titik pasir putih di danau Anggi Gida. Traveler yang datang ke sana dapat melihatnya dari puncak Bukit Tombrok sekaligus dapat melihat Manokwari Selatan jika cuaca sedang cerah. Dalam perjalanan ke pantai pasir putih Anggi Gida harus menggunakan dan menyewa kapal milik penduduk. Perjalanan menembus air kehijauan itu memakan waktu 10 menit.

Sampai di pantai pasir putih Anggi Gida traveler pasti terkesima. Pasir putih Anggi Gida tak seperti di pantai biasanya merupakan pecahan koral namun pasir putih ini adalah pecahan bebatuan gunung di sana yang berwarna putih. Sampai di pantai jangan lupa menyeburkan diri ke air ya. Air jernih itu ternyata sejuk hingga berasa dingin karena letak danau ini ada di pegunungan.

Namun sayang, pasir putih Anghi Gida ada yang menambang, yakni dari warga sekitar untuk membangun rumah maupun jalan. Namun belakangan warga sekitar melarang pengambilan pasir tersebut dengan adanya pemasangan papan larangan. Selain itu, di sebelah pantai pasir putih ini ada anak danau. Lokasinya hanya dipisah pantai pasir putih itu.

Tak berhenti di situ, di ujung pantai ada spot bernama Air Naik. Mitosnya, kata warga sekitar, air akan mengalir ke bawah jika kita memanggilnya dengan kata 'wouwouwou' dengan kencang. Adapun ikan asli yang hidup di Danau Anggi Giji dan Gida hanya berupa belut. Lalu, pemerintah berinisiatif memberi bibit mujair hingga ikan mas yang saat ini bisa dipanen warga dan dijual di Pasar Pagi Anggi.

Kabupaten Arfak berada di ketinggian 1.700 mdpl. Beragam potensi wisata alam ada di sini, mulai dari danau kembar, pengamatan burung dilindungi, kupu-kupu, hingga budaya lokal yang masih terjaga.

Setelah Traveler merasakan perjalanan panjang selama kurang lebih 7 jam dari Manokwari hingga kota Kabupaten Pegunungan Arfak memang cukup melelahkan. Hal itu dikarenakan medannya terbilang berat karena hanya bisa dilewati mobil 4X4.

Gadis 16 Tahun Di Sulsel Diperkosa Bergiliran Selama 14 Hari Sungguh Biadab

Gadis 16 Tahun Di Sulsel Diperkosa Bergiliran Selama 14 Hari Sungguh Biadab

https://newskorandays.blogspot.com/2018/09/gadis-16-tahun-di-sulsel-diperkosa.html


AGEN POKER Pelakuan sungguh bidab kelakuan sejumlah pemuda di Enrekang Sulawesi Selatan. Mereka menyekap seorang gadis berumur 16 tahun dan diperkosa selama 14 hari lamanya disebuah hutan.

Korban berawalnya diajak jalan-jalan oleh salah seorang pelaku berinisial RM. Pelaku kemudian membawa korban ke sebuah rumah kosong ada yang dikebun diwilayah Baraka. Di sanalah, korban disekap selama 2 pekan. Di rumah itu, pelaku memanggil beberapa orang rekannya dan memperkosa korban secara bergiliran selama 14 hari lamanya, kata Kasat Reskrim Enrekang, AKP Abdul Haris Nicolaus saat berbincang dengan sejmulah wartawan, pada hari Kamis (13/9/2018).

RM awalnya menjanjikan korban untuk diajak berjalan-jalan setelah merayakan hari Idul Adha pada 14 Agustus lalu. Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan kehilangan anggota keluarganya selama beberapa hari. Di sebuah rumah kosong di hutan, pelaku RM ini memperkosa korban selama 2 hari. Korban diancam akan ditinggalkan di hutan jika tidak mengikuti kemauan pelaku, ucapnya.

Setelah dua hari menyekap korban, RM kemudian menghubungi temannya yang lain, yaitu RR melalui sambungan telepon. Dari komunikasi itu, RM meminta RR untuk membawa makanan dan minuman. Korban kemudian diserahkan kepada RR. RR lalu memindahkan korban ke rumah kebun yang lain yang jaraknya 2 kilometer dari lokasi pertama. Di sana, korban kembali diperkosa oleh RR dan rekannya yang lain, terangnya.

Jadi selama disekap, korban hanya diberi makan dan minum oleh pelaku yang dibawanya. Pakaian yang digunakan korban selama disekap 14 hari adalah pakaian yag sama saat pertama kali disekap, sambungnya. Di lokasi kedua inilah korban disekap selama belasan hari. Tiap hari korban disebut harus melayani nafsu bejat RM bersama rekan-rekannya.

Jadi kita kembangkan penyelidikan dan akhirnya mendapati korban berada di rumah kosong di hutan. Kondisinya memprihatikan dan trauma, kata Haris.

Gadis itu saat ini mengalami trauma berat. Korban saat ini trauma setelah disekap dan diperkosa pelaku, kata Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Abdul Haris Nicolaus saat berbincang dengan sejumlah wartawan, pada hari Kamis (13/9/2018).

Korban saat ini menjalani terapi dan saat ini telah didampingi oleh Polres Enrekang. Menurut Haris, selama disekap, makanan dan minum korban dibawa dari luar oleh pelaku.

Pelaku hanya membawakan makanan dari luar. Setelah diberi makan, pelaku kembali melakukan aksi bejatnya, terang Haris. Lokasi pemerkosaan pun berpindah-pindah. Pelaku RM pertama membawa korban di sebuah rumah di hutan pinus. Setelah dua hari disekap dan diperkosa, korban lalu diserahkan ke pelaku lainnya.

Korban dipindahkan dari rumah pertama ke rumah kedua yang jaraknya dua kilometer. Di sana korban diperkosa lagi, ujarnya.

Kamis, 13 September 2018

Untung Hingga Rp 1 M, 3 Pelaku Ganjal ATM Ditangkap

Untung Hingga Rp 1 M, 3 Pelaku Ganjal ATM Ditangkap

https://newskorandays.blogspot.com/2018/09/untung-hingga-rp-1-m-3-pelaku-ganjal.html


Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap sindikat pelaku pencurian modus ganjal ATM yang biasa beropersi di Jakarta. Hasil kejahatan yang didapatkan oleh mereka mencapai Rp 1 Miliar.

Kalau yang lapor ini untuk kehilangan atau tertelannya kartu kemudian diambil uangnya, ada RP 800 juta kerugiannya. Tapi ini masih ada yang belum kita tambahkan, bisa mencapai di atas Rp 1 Miliar. Tapi yang laporan Rp 800 juta, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, pada hari Rabu (12/9/2018).

Penangkapan ketiga pelaku berawal dari adanya laporna polisi dari warga yang mengaku menjadi korban pencurian di ATM minimarket pada 16 Juli 2017. Polisi kemudian menyelidiki kasus tersebut dan menangkap ketiga pelaku berinisial HT, Rizal, dan A pada 13 Agustus 2018.

Argo mengatakan para pelaku itu berbagi peran dalam menjalankan aksinya. HT berperan mengganjal ATM, Rizal berperan memantau situasi, dan A menampung uang hasil kejahatan. Modusnya, ada tersangka ini pertama mengawasi, arti ngawasi itu berputar melihat ATM yang kalau dilakukan ganjalan ATM jauh dari jangkauan orang banyak, ujar dia.

Modus mereka adalah mengganjal ATM dengan korek api. Setelah itu, salah seorang pelaku berpura-pura membantu korban yang kebingungan karena kartu ATM-nya tidak keluar dari mesin.

Nanti dia berpura-pura membantu.Bagaimana dia berupaya menghapal PIN korban, ujar Argo. Pelaku kemudian menukarkan kartu ATM palsu yang telah disiapkan dengan kartu ATM milik korban. Pelaku juga meminta nomor PIN korban dengan dalih ingin membantu.

Setelah kartu ATM-nya diambil, salah seorang pelaku langsung menguras habis uangnya dan mengalihkannya ke rekening penampungan. Pelaku lain yang berperan menampung uang hasil kejahatan kemudian mengambil uang tersebut dikawasan kalimantan.

Uniknya, semua kegiatan dilakukan di Jakarta, tetapi orang ini membuat dan mengambilnya di Kalimantan, jadi Kalimantan dan Jawa. Melakukan TKP-nya di Jakarta, tapi dia membelanjakan atau mengambilnya di kalimantan tutur Argo. Para pelaku ini beraksi selama satu tahun. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun hukuman penjara.

Lele Banyak Yang Bilang Jorok, Ini Alasan Sesungguhnya Lele Hidup Di Air Keruh

Lele Banyak Yang Bilang Jorok, Ini Alasan Sesungguhnya Lele Hidup Di Air Keruh

https://newskorandays.blogspot.com/2018/09/lele-banyak-yang-bilang-jorok-ini.html


AGEN POKER Lele mempunyai sifat yang berbeda dibandingkan ikan lainnya yang kerap dikonsumsi, misalkan ikan nila. Air yang digunakan untuk membudidayakan lele selalu terlihat keruh dan penuh lumpur. Sedangkan kolam nila cenderung bersih yang memungkinkan ikan bisa dilihat langsung.

Dosen Fakultas Perikanan UGM Triyanto menjelaskan, kolam yang keruh lebih cocok dengan sifat lele daripada yang jernih. Lele sebetulnya adalah binatang malam yang tidak terlalu suka sinar matahari. Lele bisa stres jika hidup diair bersih, karena terlihat manusia dan kena sinar matahari langsung, katanya.

Kolam keruh pada teknik budidaya sekarang berbeda dengan masa sebelumnya. Teknik budidaya sekarang mengharuskan ada nya aerator dalam kolam untuk menjaga kecukupan oksigen bagi lele. Aerator juga mengaduk lumpur dalam kolam sehingga lele tetap terhindar dari stres. Sementara kolam pada Zaman dahulu dibuat asal dan cendrung keruh karena tanah atau sampah.

Masyarakat tak perlu ragu makan lele meski hidup diair keruh. Asal bersih dari sampah dan memiliki kecukupan oksigen, keruhnya air tak menurunkan kualitas lele. Tentunya proses budidaya yang lain juga harus berjalan baik, misal cukup pemberian pakan bernutrisi.

Lele kerap mengalami stigma karena hidup di air keruh dan cenderung memiliki pola hidup pemakan segala (omnivora). Faktanya lele sarat protein, vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Tentunya lele harus dibudidayakan dengan baik untuk memaksimalkan manfaatnya.

Di jejaring sosial, banyak yang beredar informasi yang menyebut lele sebagai ikan paling jorok. Dalam sesuap daging ikan lele, terkandung 3.000 sel kanker, benarkah?

Julukan sebagai ikan paling jorok merujuk pada sifat lele yang doyan mengonsumsi segala jenis limbah diperairan. Bahkan sebuah artikel yang cukup viral diinternet menyebutkan kotoran manusia juga dijadikan pakan pada sebuah budidaya lele di Kota Haikou, China. Sementara itu di habitat aslinya, lele atau catfish juga dikenal sebagai spesies ikan yang sangat tangguh. Ikan ini dilengkapi alat pernapasan tambahan berupa labirin, sehingga mampu bertahan hidup dalam kondisi perairan berlumpur atau bahkan tercemar. Agaknya, fakta inilah yang memunculkan dugaan soal akumulasi racun karsinogen (penyebab kanker ditubuh ikan lele.

Untungnya, ikan lele yang beredar di pasaran bukan berasal dari alam liar. Lele banyak dibudidayakan dikolam-kolam, yang mestinya bisa dikendalikan agar bebas dari pencemaran. Pakan yang di berikan juga bisa dipilih tidak harus mengandalkan limbah. Yang pastinya, popularitas ikan bersungut ini tidak pernah pudar, bahkan terus meningkat. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut produksi lele pada 2013 mencapai 543.461 ton, meningkat dari 441.217 ton pada 2012 dan 337.577 ton pada 2011.

Konsumsi ikan lele menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat 29,98 kg/kapita/tahun, naik dari 22,58 kg/kapita/tahun pada 2004. Di Jakarta, tak kurang dari 6.000 lapak pecel lele telah terdaftar di Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI). Soal kandungan nutrisi, tak bisa dipungkiri bahwa lele adalah sumber protein berharga yang murah meriah. Fakta bahwa ikan lele juga rendah kolesterol sepertinya bakal menenggelamkan tudingan bahwa lele bisa memicu kanker.

Rabu, 12 September 2018

Po Bus Yang Mengalami Kecelakaan Maut Di Sukabumi Dicabut Izin Trayek Oleh Menhub

Po Bus Yang Mengalami Kecelakaan Maut Di Sukabumi Dicabut Izin Trayek Oleh Menhub

https://newskorandays.blogspot.com/2018/09/po-bus-yang-mengalami-kecelakaan-maut.html


kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mencabut izin penyelenggaraan angkutan pariwisata yang mengalami kecelakaan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hal ini dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali seperti ini.

Saya menindak tegas dengan mencabut izin penyelenggaraan angkutan pariwisata Perusahaan Otobus (PO) Indonesia Indah Wisata. Kita harus mengutamakan aspek keselamatan pada masyarakat, laik jalannya harus terjamin, jumlah penumpang harus sesuai dengan kapasitas bus serta harus menggunakan pengemudi yang profesional atau berpengalaman. Saya tidak mau kejadian serupa terulang kembali, tutur Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulisnya, pada hari Selasa (11/9/2018).

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, bahwa Kemenhub akan melakukan berbagai penanganan jangka pendek pada lokasi kecelakaan agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Aspek keselamatan adalah hal penting dan semua aspek keselamatan harus memenuhi standar.

Kemenhub akan melakukan berbagai penanganan jangka pendek seperti perbaikan pada beberapa ruas jalan sekitar lokasi kecelakaan, menempatkan pos pengawasan terpadu Kepolisian dan Dinas Perhubungan pada titik masuk jalan Cikidang, mengumpulkan semua operator untuk dilakukan pembinaan di seluruh wilayah, jelas Budi.

Mantan Dirut PT Angkasa Pura II ini juga menghimbau kepada seluruh perusahaan transportasi untuk melakukan ramp check, dan tidak melakukan pelanggaran pada bus terutama angkutan wisata.

Saya tidak henti-hentinya mengimbau bahwa kita harus melakukan ramp check, sekaligus memberi himbauan agar angkutan wisata tidak melakukan pelanggaran atau taat pada peraturan yang ada, ungkap Budi.

Tak hanya memberi penanganan jangka pendek saja, Budi juga menyebut Kemenhub akan melakukan penanganan jangka panjang untuk mengusut tuntas kecelakaan ini. Dia menegaskan akan lebih ketat menerapkan peraturan pada angkutan wisata. Kami juga akan melakukan penanganan jangka panjang, kita akan menerbitkan surat edaran kepada perusahaan angkutan pariwisata agar sebelum beroperasi melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap kendaran wisata, tutur Budi.

Sebagai informasi, telah terjadi kecelakaan di Sukabumi, jawa Barat, pada hari Minggu (9/9/2018). Kecelakan terjadi diduga karena kondisi jalan berupa tikungan tajam dan turunan namun tidak didukung dengan supir yang profesional dan uji KIR telah habis sejak 9 januari 2016. Bus yang seharusnya berkapasitas 32 orang pun diisi oleh 38 orang. Hingga saat ini, jumlah korban sementara 23 orang meninggal dunia dan korban luka-luka sebanyak 14 orang.

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah Ada seorang SPG di Samarinda, Kalimantan Timur yang harus berurusan dengan ap...