Tampilkan postingan dengan label newa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label newa. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Mei 2020

Bacok Teman Hingga Koma Usai Mabuk Bareng

Bacok Teman Hingga Koma Usai Mabuk Bareng

Bacok Teman Hingga Koma Usai Mabuk Bareng

Polisi berhasil meringkus tersangka yang bernama Wahyudi, pria yang membacok temannya sendiri yang bernama Rusdi hingga koma di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Tersangka ini membacok korban yang merupakan temannya sendiri itu setelah mabuk bersama.

Kata Kasubdit Jatanras Polda Sulbar Kompol Agung Budi Leksono mengatakan tersangka telah berhasil diringkus di wilayah Kelurahan Mambulilling, Mamasa, Polewali Mandar, sekitar pukul 16.30 Wita tadi.

Iya, untuk tersangka ini kami berhasil tangkap tadi sore di Polewali Mandar (Polman) dan sekarang ini kami bawa ke Mamuju, ujar Agung kepada wartawan, pada hari Senin.

Menurut Kasubdit Jatanras Polda Sulbar Kompol Agung Budi Leksono, untuk tersangka dan korban pada awalnya mabuk bersama di sebuah bengkel di wilayah Simboro, Mamuju, pada hari Jumat, sekitar pukul 01.00 Wita dan selanjutnya, korban tertidur hingga tiba-tiba dibacok oleh tersangka.

Jadi waktu bulan puasa mereka ini mabuk sama-sama, korban yang tertidur, lalu tiba-tiba dibacok, ujar Kasubdit Jatanras Polda Sulbar Kompol Agung Budi Leksono.

Sejak saat itu, korban koma dan dirawat di rumah sakit, sementara tersangka ini melarikan diri. Polisi yang terus menyelidiki kasus akhirnya berhasil mengendus keberadaan pelaku di wilayah Polewali Mandar.

Betul, jadi pelaku sempat jadi buron sejak 8 Mei lalu, dan hari ini baru kami tangkap tersangka yang bernama Wahyudi, katanya Kasubdit Jatanras Polda Sulbar Kompol Agung Budi Leksono. Pada saat ditanya soal motif pelaku membacok rekannya, Kasubdit Jatanras Polda Sulbar Kompol Agung Budi Leksono mengatakan masih perlu mendalaminya.

Untuk motifnya masih perlu kami dalami dulu, karena sekarang kami masih di jalan. Perlu 4 jam baru sampai di Mamuju, katanya Kasubdit Jatanras Polda Sulbar Kompol Agung Budi Leksono. Lagi pula sebenarnya saya kan baru-baru ditunjuk jadi Kasubdit Jatanras Polres Sulbar. Sebelumnya, saya Kasubdit Cyber, jadi perlu waktu, pungkas Kasubdit Jatanras Polda Sulbar Kompol Agung Budi Leksono.

Minggu, 08 Maret 2020

Gunakan Airsoft Gun Untuk Ancam Warga Pria Medan Ditangkap

Gunakan Airsoft Gun Untuk Ancam Warga Pria Medan Ditangkap

Gunakan Airsoft Gun Untuk Ancam Warga Pria Medan Ditangkap

Ada seorang pria, yang bernama Rio (30), yang berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Pria yang ditangkap bernama Rio ini ditangkap karena Rio telah mengancam dan menembakan rumah seorang warga di Medan menggunakan airsoft gun yang di pegangnya.

Rio diamankan oleh kepolisian ini karena tanpa hak memiliki, menyimpan, dan membawa senjata airsoft gun serta melakukan tindakaan pengancaman terhadap seseorang warga sekitar dan sebagaimana yang dimaksud dalam UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan Pasal 335 ayat 1 ke 1e KUHP, kata Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin kepada wartawan, pada hari Minggu.

Sebagai Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin menuturkan bahwa pihaknya telah memperoleh laporan dari seorang bahwa pada tanggal 2 Maret lalu, ada seorang pria yang melakukan pengancaman dan penembakan terhadap rumah korban di Kecamatan Medan Timur. Kemudian, para petugas melakukan penyelidikan tentang ciri-ciri serta identitas tersangka, setelah memperoleh informasi yang cukup, lalu para Petugas pun melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Kita langsung lakukan penangkapan pada pukul 07.30 WIB pagi tadi, ujar Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin. Pada saat ditangkap, tersangka sedang mengemudikan mobil, lalu dihentikan oleh para petugas kepolisan terus kami amankan tersangka ini dan di bawa ke polsek Medan Timur kata bapak Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin. Tersangka ini kemudian kita bawa dia ke Mapolsek Medan Timur untuk proses lebih lanjutan dan kita juga mengamankan sepucuk airsoft gun jenis revolver dan satu unit mobil, ujar Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin.

Rabu, 04 Maret 2020

Pemalsu Sertifikat Tanah Berhasil Diringkus

Pemalsu Sertifikat Tanah Berhasil Diringkus

Pemalsu Sertifikat Tanah Berhasil Diringkus

Pada saat ini Polda Metro Jaya berhasil diringkus tujuh pelaku mafia tanah yang memalsukan dokumen dan otak pelaku dari kasus ini merupakan anak korban. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut ketujuh pelaku itu yakni AF, EN, Y, KS, AFS alias P, dan SW. Untuk para pelaku memiliki peran masing-masing dalam melancarkan aksinya. Untuk tersangka AF sebagai otak pelaku, EN bandar narkoba, Y figur istri, KS figur ayah, AFS alias FP pengantar sertifikat palsu, SW pembuat sertifikat palsu, kata Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pada hari Rabu.

Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan peristiwa yang terjadi pada bulan Oktober 2019 itu bermula dari pelaku AF mencuri sertifikat tanah milik orang tuanya di dalam brankas, setelah berhasil mengambil sertifikat, AF memerintahkan seseorang untuk membuat sertifikat palsu tanah yang terletak di daerah Cipete, Jakarta Selatan dan dari sertifikat tanah itu kemudian memerintahkan stafnya untuk berhubungan dengan seseorang FP. Kemudian mendatangi seseorang untuk membuat sertifikat palsu, yang membuat sertifikat palsu itu seorang wanita, untuk KTP juga sama dibuatkan palsu, katanya.

Setelah itu, sertifikat palsu tersebut dikembalikan ke dalam brankas dan sementara sertifikat asli, oleh AF digadai melalui notaris seharga Rp 3,7 Miliar. Untuk memudahkan bridging, AF menggunakan figur-figur yang sama dengan orang tuanya. Jadi ada yang mengaku orang tuanya ke notaris. Kemudian membuat KTP dengan figur seseorang, dia adalah figur orang tuanya untuk meyakinkan notaris bahwa inilah orang tuanya dibuatkan KTP sesuai data orang tuanya, setelah itu dicairkan Rp 3,7 miliar, jelasnya.

Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pada kasus tersebut terungkap setelah diketahui AF tidak sanggup membayar dalam waktu tiga bulan, dan orang tua AF, yang merupakan pemilik sertifikat asli itu tidak merasa menggadaikan sertifikatnya keberatan dan melaporkan kasus itu ke polisi. Dirinya berjanji menyelesaikan dengan bridging dalam waktu 3 bulan, pas 3 bulan bridging ini datang mau eksekusi, karena merasa perjanjiannya eksekusi kalau tidak bisa bayar, dari situlah terungkap semua dilaporkan, katanya Kombes Pol Yusri Yunus. Untuk para pelaku pun ditangkap polisi pada hari Rabu dan mereka dijerat Pasal 367, 263, 266 Junto 55 KUHP.

Jumat, 21 Februari 2020

Kemungkinan Membutuhkan Uang Untuk Membeli Narkoba Tusuk Pacarnya

Kemungkinan Membutuhkan Uang Untuk Membeli Narkoba Tusuk Pacarnya

Kemungkinan Membutuhkan Uang Untuk Membeli Narkoba Tusuk Pacarnya

Ada seorang pelajar di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang berinisial DO (17), dalam menusuk pacarnya sendiri menggunakan pisau dan tak hanya itu, DO juga membawa kabur handphone sang kekasihnya. Tersangka DO ditangkap setelah korbannya melapor ke polisi dan tersangka DO berhasil ditangkap pada saat bersembunyi di rumahnya.

Tersangka DO berhasil ditangkap polisi Bima pada hari Jumat siang tadi di rumahnya di Desa Tolouwi Monta. Pada saat ditangkap pelaku sedang bersembunyi di atas plafon rumahnya, kata Kassubag Humas Polres Bima, AKP Hanafi, pada saat dikonfirmasi wartawan, pada hari Jumat.

Pada peristiwa penusukan dan perampasan itu terjadi pada hari Sabtu lalu di Jalan Lintas Desa Tengah, Desa Naru, Kecamatan Woha, Bima. Pada akibat kejadian itu korban menderita luka tusuk di bagian lutut. AKP Hanafi mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, pelaku dan korban berboncengan sepeda motor dari arah Kota Bima menuju ke rumah teman pelaku di Desa Sakuru.

Di dalam perjalanan menuju Sakuru, korban mohon untuk kembali ke Tente dan setelah kembali menuju Desa Tente kemudian dalam perjalanan tersangka memberhentikan sepeda motor dan meminta secara paksa dan merampas HP milik korban, oleh karena korban mempertahankan miliknya sambil berteriak, sehingga tersangka DO menusuk korban sebanyak satu dengan menggunakan pisau dan mengambil satu unit HP, jelasnya AKP Hanafi.

Pada saat ini polisi dari Polres Bima masih menyelidiki tindakan pelaku yang menusuk pacarnya kemudian membawa kabur barang berharganya. Untuk itu polisi Bima menduga, pada aksi nekat tersangka ini ada keterkaitan dengan narkoba, pasalnya HP pacarnya telah dijual oleh tersangka. Pada motifnya masih dalam pendalaman namun sebelumnya tidak ada pertengkaran ataupun berantem, yang kemungkinan besar mengarah ke tersangka pemakai narkoba, ujarnya AKP Hanafi.

Sabtu, 15 Februari 2020

Sang Sopir Truk Selamat Usai Mencari Alquran

Sang Sopir Truk Selamat Usai Mencari Alquran

Sang Sopir Truk Selamat Usai Mencari Alquran

Sopir truk yang bernama Muhammad Fiqram (27), yang sama sekali tak menyangka bahwa truk tronton 10 roda pengangkut pupuk 600 sak yang dikendarai akan jatuh ke sungai pada saat melintas di jalur Trans Sulawesi di Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan ternyata truk Muhammad Fiqram ini terjun bebas karena jembatan jebol. Pada jembatan yang jebol tersebut berada di Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Barru, sekitar pukul 22.00 Wita, pada hari Kamis. Sang sopir Muhammad Fiqram pada saat itu sendirian saat truknya terjun bebas.

Pas saya melintas di jembatan itu, tiba-tiba saja itu jembatan langsung jebol, jatuh turun itu. Ini satu petaklah itu langsung jebol, ujar Muhammad Fiqram pada saat dihubungi wartawan, pada hari Sabtu. Pada jembatan beton, beton petak-petak saya lihat begitu, iya pada saat itu kan tidak ada tanda-tanda, tapi memang masyarakat di situ bilang kondisinya itu memang agak turun-turun tidak datar, tapi sering ji truk lewat-lewat, imbuhnya. Untuk sopir truk yang bernama Muhammad Fiqram saat ini masih memulihkan kesehatan dirinya di rumahnya di Biring Ere, Minasatene, Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Dia pun mengaku memiliki pengalaman spiritual yang luar biasa saat truknya terjatuh usai mampu selamat karena membaca kalimat syahadat 3 kali.

Pada saat terjatuh, kata Muhammad Fiqram, truk tronton miliknya langsung terbalik dengan kondisi ban mobil di bagian atas sehingga tempat duduk Fiqram di bagian kepala truk dengan mudah kemasukan air, pas jebolnya turun itu, saya tetap pegang stir baru ingat Allah toh, istigfar. Saya terjepit di dalam, dan saya cari ruang udara itu air sudah masuk, sudah tidak ada, jadi saya pasrah itu Pak, mungkin jalan mati saya sudah di sini, katanya Muhammad Fiqram.

Karena sudah pasrah, Muhammad Fiqram yang membaca kalimat syahadat sebanyak 3 kali di dalam hati dan saat itulah keajaiban disebutnya datang lantaran air laut sedang pasang dan masuk ke sungai. Itu ruang bernapas itu ada ketika mobil goyang, terangkat sedikit karena air pasang, nah di situ keajaiban Allah itu, katanya Muhammad Fiqram. Diruang bernapas kemudian memudahkan Fiqram membuka kaca jendela truk dan mengeluarkan dan melambaikan tangannya meminta pertolongan warga dan dia pun selamat dievakuasi warga.

Setelah itu, saya cari Alquran saya, saya syukur sekali mana Alquran saya, mana. Saya ambil di tas, karena saya memang selalu bawa di mobil itu, kalau ada kesempatan saya baca lagi, imbuhnya. Atas insiden tak biasa dalam hidupnya itu, Muhammad Fiqram mengaku bersyukur karena dapat menemui ibunya lagi. Muhammad Fiqram mengaku belum berkeluarga dan selama ini tinggal bersama orang tuanya.

Untuk sementara itu, pihak jasa angkutan tempat Fiqram, Ardi mengaku menyayangkan insiden tersebut lantaran mereka disalahkan oleh sejumlah pihak atas jebolnya jembatan. Artinya dalam hal ini janganlah saling menyalahkan gitu Pak. Kemarin itu banyak yang soroti kami semua ini, alasannya beban muatannya Pak, ujar Ardi saat dimintai konfirmasi terpisah.

Hal yang senada dengan Ardi, Muhammad Fiqram mengatakan warga setempat sempat mengatakan bahwa mereka kerap mengecor kembali jalan di jembatan karena miring ke bawah. Saya memang sudah sering melintas, itu jembatan tidak layak keamananlah dan sudah agak turun tapi dibiarkan, malahan yang sering timbun masyarakat di situ Pak, ujar Muhammad Fiqram. Kalau sudah turun lagi, pasti masyarakat yang timbun lagi. Kalau masalah muatan, banyak yang lebih berat muatannya daripada saya, katanya Muhammad Fiqram.

Sabtu, 08 Februari 2020

Ganja Dari Surabaya Akan Diedarkan Ke Jakarta

Ganja Dari Surabaya Akan Diedarkan Ke Jakarta

Ganja Dari Surabaya Akan Diedarkan Ke Jakarta

Pihak dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya telah membongkar rumah produksi ganja sintetis atau Gorilla di Surabaya, Jawa Timur. Pada jaringan ini mengedarkan ganja sintetis tersebut melalui aplikasi chat messenger dan dari tim Reserse Kriminal Khusus dan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Herry Heryawan menyebut kasus ini terungkap setelah polisi mengamankan seorang pengguna ganja sintetis di Jakarta dan pengguna tersebut mengaku mendapatkan ganja sintetis tersebut dari reseller di sebuah online shop.

Dari reseller harganya akan naik lagi ke akun 'GT' itu ada di akun FB (Facebook) dan IG (Instagram), yang mengajak pembelinya dengan market tertentu ke akun Line, jadi di akaun Line itu ada semacam form yang harus diisi dan dilakukan check and recheck pemilik akun tersebut, baru dijualkan, kata Kombes Herry Heryawan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada hari Sabtu. Dari situ, polisi kemudian mengembangkan kasus ini hingga mengungkap di lima lokasi di kawasan Jakarta dan satu lokasi di kawasan Surabaya, Jawa Timur dan jaringan tersebut memproduksi di dua tempat berbeda.

Mereka memasak di dua tempat berbeda, yang pertama di Kabupaten Nganjuk dan kedua di Kota Malang, tutur Kombes Herry Heryawan. Untuk sementara itu, pengemasan dilakukan di Surabaya, pengemasan dilakukan bermacam-macam dengan tarif yang berbeda pula. Ada yang packaging warna hitam harganya Rp 2 juta, isinya per plastik itu 100 gram dan kemudian yang berwarna cokelat itu isinya 50 gram harganya Rp 600 ribu, kemudian ada yang 25 gram harganya Rp 400 ribu, tuturnya. Pada tembakau sintetis atau Gorilla ini sudah beberapa kali diungkap oleh Direktorat Polda Metro Jaya dan ada yang berbentuk liquid dan padat.

Kalau yang bentuk liquid bisa dicampur ke vape dan barang-barang ini untuk induk mencampurnya dikirimkan langsung dari China, imbuh Kombes Herry Heryawan. Yang sebelumnya, pada hari Jumat, Subdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya telah membongkar pabrik ganja sintetis di Surabaya dan ada empat orang yang ditangkap dalam kasus ini.

Karena ada empat orang ini yang packing, kurir, dan penjual online, kata Kasubdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Fanani. Menurut AKBP Fanani, empat pelaku merupakan warga Sidoarjo, Jawa Timur. Yang menjadi pabrik ganja sintetis itu merupakan kamar nomor 1006 di lantai 10 sebuah apartemen dan didalam kamar apartemen itu terdapat dua kamar tidur dan satu kamar mandi serta dapur.

Minggu, 26 Januari 2020

Bukan Penumpang Umum Melainkan Teman Dan Kesal

Bukan Penumpang Umum Melainkan Teman Dan Kesal

Bukan Penumpang Umum Melainkan Teman Dan Kesal

Tersangka yang bernama Tegar (23) ini nekat menggorok kepala Ade, seorang sopir angkot asal Garut lantaran karena sakit hati mukanya sudah diludahi sebanyak 2x. Tersangka Tegar dan Ade ternyata sudah saling mengenal dan Keduanya sempat mabok bareng di Angkot. Hingga hari Minggu sore, tersangka Tegar masih diperiksa penyidik Satreskrim Polres Garut dan di sela-sela pemeriksaan, tersangka Tegar ini sempat berbincang dengan seorang wartawan.

Tersangka Tegar ini menjelaskan kejadian tersebut bermula saat dia, dua temannya serta Ade berpesta miras di dalam angkot dan minum-minum dulu di dalam angkot. Minuman biasa diputar atau digilir, ucap Tegar kepada wartawan, pada hari Minggu.

Tersangka Tegar, dan temannya dan korban berniat untuk main ke wilayah Bayongbong dan di sepanjang perjalanan mereka menenggak miras didalam angkot. Sang sopir ini rese maboknya. Musik terus aja dibesarkan, sudah saya minta kecilin dia besarin lagi, katanya Tegar. Di dalam perjalanan pulang dari Bayongbong, sambung Tegar, kelakuan Ade semakin menjadi. Dia tersinggung saat Ade meludah dan mengenai mukanya. Awalnya dia meludah ke luar, tapi kena ke muka saya. Setelah itu dia sengaja meludah ke muka saya, dua kali, ucap Tegar sembari menirukan tingkah Ade.

Tegar mulai emosi. Dia kemudian memutuskan untuk turun di kawasan Jalan Guntur Malati, Tarogong Kidul. Namun entah apa yang merasukinya, sebelum turun Tegar malah mencabut golok di balik baju dan menggorok korban. Saya gorok satu kali. Kemudian saya bacok kepala dan bahu, ungkap tersangka Tegar. Dua orang teman Tegar yang merupakan wanita kalang kabut dan kabur dari angkot. Sedangkan sang sopir yang berlumuran darah berusaha menyelamatkan diri.

Saya sempat diteriaki begal sama dia. Tapi saya santai aja karena saya tidak merasa membegal orang. Hanya saja orang ini (korban) ngejago kelakuannya, pungkas tersangka Tegar. Selepas membacok Ade, Tegar mengaku sempat berputar-putar ke beberapa tempat. Dia bahkan sempat bermalam di hutan kota Kerkhof sebelum akhirnya ditangkap polisi. Tersangka Tegar sendiri diciduk tim Resmob Polres Garut pada hari Sabtu sore kemarin di kawasan Perempatan Asia, Jalan Ahmad Yani Timur, Garut Kota, saat berada dalam angkot.

Minggu, 17 November 2019

Sebanyak 1.697 Ponsel Rekondisi Singapura Dijual Di Indonesia

Sebanyak 1.697 Ponsel Rekondisi Singapura Dijual Di Indonesia

Sebanyak 1.697 Ponsel Rekondisi Singapura Dijual Di Indonesia

Pada saat ini pihak dari Polresta Tangerang berhasil membongkar perdagangan smartphone rekondisi ilegal melalui salah satu situs jual beli online handphone murah dari para pelaku, disita ribuan iPhone berbagai tipe yang sudah siap jual.

Sebagai barang bukti yang disita ada 1.697 iPhone jenis iPhone 5 hingga iPhone terbaru yaitu iPhone XR. Para tersangka ini memperjual-belikan HP rekondisi merk iPhone import dari Singapura, tanpa dilengkapi izin impor, kata Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, pada hari Minggu.

Ada ribuan iPhone tersebut yang disita di sebuah gudang di Ruk Grand Boulevard Blok E.01/130 Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pada hari Jumat. Pihak Polresta Tangerang yang berawal itu dari adanya informasi yang diterima polisi terkait adanya iPhone berbagai tipe yang dijual murah di situs jual-beli online. Padahal harga ponsel resmi itu rata-rata sama, kalaupun ada yang lebih murah perbedaannya itu tidak terlalu signifikan di toko A dan B, misalnya, imbuh Ade Ary.

Dari informasi tersebut kemudian dikembangkan dengan melakukan penyelidikan melalui dunia maya. Polisi menemukan ada 2 toko milik tersangka yang menjual smarthpone rekondisi tersebut. HP rekondisi tersebut kemudian diperbaiki dan diganti komponennya, selanjutnya dilengkapi perlengkapan lainnya seperti charger, earphone hingga dus, sambungnya.

Tersangka ini menjual iPhone rekondisi tersebut melalui situs jual beli online dengan nama toko atau pelapak Panda House/ dan Lin Store. iPhone tersebut dijual dengan harga yang lumayan miring ketimbang iPhone asli. Dalam kasus ini, polisi berhasil menangkap 2 orang tersangka yakni Riky dan Wendi. Sementara itu dari pihak kepolisian masih memburu satu tersangka atas nama Moti alias Santi.

Moti alias Santi yang berperan mendatangkan handphone batangan merek Apple jenis iPhone tersebut dari Singapura tanpa dilengkapi izin impor sekaligus selaku penyandang dana, imbuhnya. Kemudian tersangka Riky merupakan karyawan dari Moti. Dia menjalankan usaha tersebut, mencari karyawan untuk pemsaran dan mentransfer uang hasil penjualan ke rekening yang ditentukan Moti. Sedangkan tersangka Wendi merupakan pengawas toko.

Dia juga ikut memasarkan melalui media online Bukalapak dan Tokopedia, tandas Ade Ary. Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Saat ini kedua tersangka ditahan dan masih diperiksa secara intensif di Polresta Tangerang.

Minggu, 30 Juni 2019

Rasa Nikmat Di Kampus Dengan Guru Semok

Rasa Nikmat Di Kampus Dengan Guru Semok

Rasa Nikmat Di Kampus Dengan Guru Semok

Sejalan dengan waktu, kini aku bisa kuliah di universitas keinginanku. Namaku Soni, sekarang aku tinggal di Yogyakarta dengan fasilitas yang sangat baik sekali. Kupikir aku cukup beruntung bisa bekerja sambil kuliah sehingga aku mempunyai penghasilan tinggi. Berawal dari reuni SMA ku di Jakarta. Setelah itu aku bertemu dengan guru bahasa inggrisku, kami ngobrol dengan akrabnya. Ternyata Ibu Sani masih segar bugar dan amat menggairahkan. Penampilannya amat menakjubkan, dan memakai rok mini yang ketat, kaos tank top sehingga lekuk tubuhnya nampak begitu jelas. Jelas saja dia masih muda sebab sewaktu aku SMA dulu dia adalah guru termuda yang mengajar di sekolah kami.

Sekolahku itu cuma terdiri dari dua kelas, kebanyakan siswanya adalah wanita. Cukup lama aku ngobrol dengan Ibu Sani, kami rupanya tidak sadar waktu berjalan dengan cepat sehingga para undangan harus pulang. Lalu kami pun berjalan munuju ke pintu gerbang sambil menyusuri ruang kelas tempatku belajar waktu SMA dulu.

Tiba-tiba Ibu Sani teringat bahwa tasnya tertinggal di dalam kelas sehinga kami terpaksa kembali ke kelas. Waktu itu kira-kira hampir jam dua belas malam, tinggal kami berdua. Lampu-lampu di tengah lapangan saja yang tersisa. Sesampainya di kelas, Ibu Sani pun mengambil tasnya kemudian aku teringat akan masa lalu bagaimana rasanya di kelas bersama dengan teman-teman. Lamunanku buyar ketika Ibu Sani memanggilku.

Hei Kenapa Son? tanya Bu Sani. Ah.. tidak apa-apa, jawabku. sebetulnya suasana hening dan amat merinding itu membuat hasratku bergejolak apalagi ada Ibu Sani di sampingku, membuat jantungku selalu berdebar-debar.
Ayo Son kita pulang, nanti Ibu kehabisan angkutan, kata Ibu Sani.. Sebaiknya Ibu saya antar saja dengan mobil saya, jawabku dengan ragu-ragu. Terima kasih Son!. jawab Ibu Sani. Tanpa sengaja aku mengutarakan isi hatiku kepada Ibu Sani bahwa aku suka kepadanya, Oh my God what i'm doing, dalam hatiku. Ternyata keadaan berkata lain, Ibu Sani terdiam saja dan langsung keluar dari ruang kelas. Aku panik dan berusaha minta maaf.

Ibu Sani ternyata sudah cerai dengan suaminya yang bule itu, katanya suaminya pulang ke negaranya. Aku tertegun dengan pernyataan Ibu Sani. Kami berhenti sejenak di depan kantornya lalu Ibu Sani mengeluarkan kunci dan masuk ke kantornya, kupikir untuk apa masuk ke dalam kantornya malam-malam begini. Aku semakin penasaran lalu masuk dan bermaksud mengajaknya pulang tapi Ibu Sani menolak. Aku merasa tidak enak lalu menunggunya, kurangkul pundak Ibu Sani, dengan cepat Ibu Sani hendak menolak tetapi ada kejadian yang tak terduga, Ibu Sani menciumku dan aku pun membalasnya.

Ohh.., alangkah senangnya aku ini,, lalu dengan cepat aku menciumnya dengan segala kegairahanku yang terpendam. Ternyata Ibu Sani tak mau kalah, ia menciumku dengan hasrat yang sangat besar mengharapkan kehangatan dari seorang pria. Dengan sengaja aku menyusuri dadanya yang besar, Ibu Sani terengah sehingga ciuman kami bertambah panas kemudian terjadi pergumulan yang sangat seru. Ibu Sani memainkan tangannya ke arah batang penisku sehingga aku sangat terangsang. Lalu aku meminta Ibu Sani membuka bajunya, satu persatu kancing bajunya dibukanya dengan lembut, kutatap dengan penuh hasrat. Ternyata dugaanku salah, dadanya yang kusangka kecil ternyata amat besar dan indah, BH nya berwarna hitam berenda yang modelnya amat seksi.

Karena tidak sabar maka kucium lehernya dan kini Ibu Sani setengah telanjang, aku tidak mau langsung menelanjanginya, sehingga perlahan-lahan kunikmati keindahan tubuhnya. Aku pun membuka baju sehingga badanku yang tegap dan atletis membangkitkan gairah Ibu Sani, Soni, Ibu mau bercinta denganmu sekarang.., Son, tutup pintunya dulu dong!, bisiknya dengan suara agak bergetar, mungkin menahan birahinya yang juga mulai naik.

Tanpa disuruh dua kali, secepat kilat aku segera menutup pintu depan. Tentu agar keadaan aman dan terkendali. Setelah itu aku kembali ke Ibu Sani. Kini aku jongkok di depannya. Menyibak rok mininya dan merenggangkan kedua kakinya. Wuih, betapa mulus kedua pahanya. Pangkalnya tampak menggunduk dibungkus celana dalam warna hitam yang amat minim. Sambil mencium pahanya tanganku menelusup di pangkal pahanya, meremas-remas liang senggamanya dan klitorisnya yang juga besar. Lidahku makin naik ke atas. Ibu Sani menggelinjang kegelian sambil mendesah halus. Akhirnya jilatanku sampai di pangkal pahanya.

Mau apa kau sshh,, sshh, tanyanya lirih sambil memegangi kapalaku erat-erat. Ooo,, oh.. oh.., desis Ibu Sani keenakan ketika lidahku mulai bermain-main di gundukan liang kenikmatannya. Tampak dia keenakan meski masih dibatasi celana dalam. Serangan pun kutingkatkan. Celananya kulepaskan. Sekarang perangkat rahasia miliknya berada di depan mataku. Kemerahan dengan klitoris yang besar sesuai dengan dugaanku. Di sekelilingnya ditumbuhi rambut yang tidak begitu lebat. Lidahku kemudian bermain di bibir vaginanya. Pelan-pelan mulai masuk ke dalam dengan gerakan-gerakan melingkar yang membuat Ibu Sani makin keenakan, sampai harus mengangkat-angkat pinggulnya. Aahh,, Kamu pintar sekali Son. Belajar dari mana hh,, tanya Ibu Sani sambil mendesah.

Tanpa sungkan-sungkan Ibu Sani mencium bibirku. Lalu tangannya menyentuh celanaku yang menonjol akibat batang kemaluanku yang ereksi maksimal, meremas-remasnya beberapa saat. Betapa lembut ciumannya, meski masih polos. Aku segera menjulurkan lidahku, memainkan di rongga mulutnya. Lidahnya kubelit sampai dia seperti hendak tersendak. Semula Ibu Sani seperti akan memberontak dan melepaskan diri, tapi tak kubiarkan. Mulutku seperti melekat di mulutnya. Uh kamu pengalaman sekali ya. Sama siapa?, Pacarmu??, tanyanya diantara kecipak ciuman yang membara dan mulai liar.

Aku tak menjawab. Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya yang tampak menggairahkan itu. Biar tidak merepotkanku, BH nya kulepas. Kini dia telanjang dada. Tak puas, segera kupelorotkan rok mininya. Nah kini dia telanjang bulat. Betapa bagus tubuhnya. Padat, kencang dan putih mulus. Nggak adil,, kamu juga harus telanjang.. Ibu Sani pun melucuti kaos, celanaku, dan terakhir celana dalamku. Batang kemaluanku yang tegak penuh segera diremas-remasnya. Tanpa dikomando kami rebah di atas meja, berguling-guling, saling menindih. Aku menunduk ke selangkangannya, mencari pangkal kenikmatan miliknya.

Tanpa ampun lagi mulut dan lidahku menyerang daerah itu dengan liar. Ibu Sani mulai mengeluarkan jeritan-jeritan tertahan menahan nikmat. Hampir lima menit kami menikmati permainan itu. Selanjutnya aku merangkak naik. Menyorongkan batang kemaluanku ke mulutnya.

Gantian dong.. Tanpa menunggu jawabannya segera kumasukkan batang kemaluanku ke mulutnya yang mungil. Semula agak kesulitan, tetapi lama-lama dia bisa menyesuaikan diri sehingga tak lama batang kemaluanku masuk ke rongga mulutnya. Justru di situ nikmatnya.., Selama ini sama suami Ibu main seksnya gimana??, tanyaku sambil menciumi payudaranya.

Ibu Sani tak menjawab. Dia malah mencium bibirku dengan penuh gairah. Tanganku pun secara bergantian memainkan kedua payudaranya yang kenyal dan selangkangannya yang mulai basah. Aku tahu, perempuan itu sudah kepengin disetubuhi. Namun aku sengaja membiarkan dia menjadi penasaran sendiri. Tetapi lama-lama aku tidak tahan juga, batang kemaluanku pun sudah ingin segera menggenjot liang kenikmatannya. Pelan-pelan aku mengarahkan barangku yang kaku dan keras itu ke arah selangkangannya. Ketika mulai menembus liang kenikmatannya, kurasakan tubuh Ibu Sani agak gemetar.

Ohhhh,,, desahnya ketika sedikit demi sedikit batang kemaluanku masuk ke liang kenikmatannya. Setelah seluruh batangku masuk, aku segera bergoyang naik turun di atas tubuhnya. Aku makin terangsang oleh jeritan-jeritan kecil, lenguhan serta kedua payudaranya yang ikut bergoyang-goyang. Tiga menit setelah kugenjot, Ibu Sani menjepitkan kedua kakinya ke pinggangku. Pinggulnya dinaikkan. Tampaknya dia akan orgasme. Genjotan batang kemaluanku kutingkatkan.
Ooohhh,, ahh,, hmm,, sssh, desahnya dengan tubuh menggelinjang menahan kenikmatan puncak yang diperolehnya.

Kubiarkan dia menikmati orgasmenya beberapa saat. Kuciumi pipi, dahi, dan seluruh wajahnya yang berkeringat. Sekarang Ibu berbalik. Menungging di atas meja.., sekarang kita main doggie di atas meja ok! Aku mengatur badannya dan Ibu Sani menurut. Dia kini bertumpu pada siku dan kakinya. Gaya apa lagi ini?? tanyanya.

Setelah siap aku pun mulai menggenjot dan menggoyang tubuhnya dari belakang. Ibu Sani kembali menjerit dan mendesah merasakan kenikmatan yang tiada taranya, yang mungkin selama ini belum pernah dia dapatkan dari mantan suaminya. Setelah dia orgasme sampai dua kali, kami pun istirahat. Semenjak saat itu kami sering berjumpa dan berhubungan badan, kadang kami ke hotel atau bercinta di rumah Ibu Sani. Karena Ibu Sani sudah cerai, dia hanya tinggal sendiri di rumah nya dan itu mebuat aku mendapat kesempatan. Sampai Ibu Sani mengandung anak dari darah daging ku.

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah Ada seorang SPG di Samarinda, Kalimantan Timur yang harus berurusan dengan ap...