Selasa, 23 Oktober 2018

Cleaning Service Di Surabaya Melalukan Sodomi Kepada Anak Dibawah Umur

Cleaning Service Di Surabaya Melalukan Sodomi Kepada Anak Dibawah Umur

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/cleaning-service-di-surabaya-melalukan.html


Cleaning service bejat melakukan sodomi kepada anak kecil, entah setan apa yang merasuki benak Abdur Rochman Haris (20) hingga tega melakukan sodomi terhadap seorang anak di bawah umur.

Seorang pria yang bekerja sebagai cleaning service di salah satu SD di kawasan Surabaya Timur tersebut mengaku mencabuli anak yang masih di bangku sekolah dasar (SD) kelas 1.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengungkapkan, perbuatan pelaku terungkap ketika orang tua korban curiga dengan perubahan perilaku sang anak yang berubah dari biasanya. Awalnya ibunya melihat sesuatu yang berbeda pada gerak-gerik anaknya. Kemudian diperiksakan ke dokter. Ternyata ada yang bengkak di bagian dubur anak. Barulah kemudian orang tua korban lapor ke Polrestabes Surabaya, kata Ruth kepada sejumlah wartawan, pada hari Jumat (19/10/2018).

Setelah diselidiki, korban dicabuli oleh tersangka di toilet sekolah dan saat jam pelajaran berlangsung. Waktu itu korban masuk ke toilet sekolah. Kemudian di saat yang sama ada pelaku, lalu diancam dan disuruh menuruti kemauan pelaku, ungkap Ruth.

Namun kepada petugas, pria asal Mulyosari, Kota Surabaya itu mengaku baru sekali melakukan perbuatan cabul tersebut di tempatnya bekerja. Baru sekali ini saya melakukannya. Karena saya terinspirasi film porno, tutur Abdur Rochman.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya seragam korban, pakaian dalam serta bukti VER. Pelaku dikenai pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Alasan Abdur Rachman yang baru 4 bulan bekerja sebagai cleaning servis itu tega mencabuli korban karena kepincut paras ganteng bocah tersebut. Saya khilaf. Karena anaknya ganteng. Waktu itu sekitar jam 8 kurang di toilet. Kalau nggak mau saya ancam akan dianu dipukul, kata Abdur Rachman.

Sebelumnya pelaku juga mengakui, jika sering melakukan hubungan intim dengan gaya tak pada mestinya terhadap pacarnya yang masih duduk di bangku SMA. Pernah sekali waktu sama pacar saya dulu, kata Abdur Rochman.

Diakui oleh pelaku, jika perbuatan bejatnya melakukan sodomi kepada korban lantaran baru saja putus dengan kekasihnya dan merasa sakit hati. Saya baru saja putus dengan kekasih saya. Karena lama tidak komunikasi jadi ditinggal, ungkap Abdur Rochman.

Dalam keseharian, pelaku juga sering menonton video porno dari berbagai macam situs online. Ya saya terinspirasi dari video porno, pungkasnya.


Yuk Liburan Dengan Pelestarian Pantai Di Malang

Yuk Liburan Dengan Pelestarian Pantai Di Malang

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/yuk-liburan-dengan-pelestarian-pantai.html


AGEN POKER Keindahan pantai dapat kita nikmati karena pengelolaan yang baik serta kesadaran pengunjungnya yang tidak buang sampah sembarangan dan ada larangannya. Inilah pantai di Malang yang upaya pelestariannya patut ditiru. Bila di zaman dulu orang membawa makan di rantang dan menyajikannya di daun pisang, sekarang kebiasaan itu berubah. Makanan dan minuman kemasan menjadi pilihan praktis saat ini.

Traveler seringkali tak mau pusing dengan urusan ini. Sementara petugas kebersihan tidak bertugas membersihkan setiap saat dan jumlahnya tak sebanding dengan luapan sampah itu. Pantai Tiga Warna di Desa Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang menerapkan aturan ketat bagi pengunjung. Ini adalah wilayah konservasi.

Ketika mengunjungi Pantai Tiga Warna, traveler akan terikat dengan berbagai aturan diberlakukan. Mulai dari reservasi sebelum kunjungan, pembatasan jumlah pengunjung per hari maksimal 100 orang. Pemeriksaan barang-barang bawaan pengunjung dengan tujuan barang yang dibawa akan dicatat dan diperiksa kembali saat meninggalkan pantai.

Terutama barang-barang yang berpotensi menjadi sampah. Selama kunjungan setiap 10 peserta akan didampingi oleh seorang local guide. Ada pembatasan untuk setiap kelompok hanya berkunjung sekitar 2 jam saja atau berkemah. Apakah sulit untuk menuju Pantai Tiga Warna sehingga perlu dipandu? Sebenarnya tidak, namun lokal guide punya peran ganda, di samping penunjuk jalan, juga sekaligus pengawas untuk menjaga ketertiban atas aturan ketat yang dibuat.

Pantai Tiga Warna termasuk dalam wilayah Clungup Mangrove Conservation (CMC). Oleh sebab itu untuk mengunjungi Pantai Tiga Warna, akan sekaligus dapat menikmati 3 pantai lainnya secara bersamaan, yaitu Pantai Clungup yang terdapat konservasi tanaman bakau, berlanjut ke Pantai Watu Pecah, Pantai Gatra dan Pantai Tiga Warna.

Dengan biaya masuk Rp 10.000 per orang, serta Rp 100.000 biaya local guide, keindahan yang disodorkan pantai ini benar-benar memukau. Kita bisa menikmati keindahan pasir putihnya nan lembut. Pengunjung yang terbatas sehingga suasana pantai tidak padat orang. Bermain ombak di tepi pantai tanpa berdesak-desakan. Memotret spot-spot cantik dengan leluasa.

Aturan ini sangat berdampak positif. Pantai-pantai ini benar-benar bebas sampah. Pengunjung diwajibkan membawa pulang sampahnya masing-masing. Bila ada yang kurang dari yang telah tercatat akan dikenakan denda. Semua aturan itu bukanlah bermaksud membebani pengunjung, tetapi sebanding dengan keindahan yang dapat dinikmati. Laksana perawan dengan kecantikannya yang lugu alami. Mengunjunginya menimbulkan rasa sayang, ingin melindunginya dari kebiasaan-kebiasaan pengunjung yang kurang bertanggung jawab.

Di sini pengunjung juga bisa mendirikan kemah. Terdapat persewaan peralatan snorkling bagi pengunjung yang berminat. Ada dua warung yang berjualan minuman dan makanan di sana. Meskipun demikian tidak ada sampah berserakan di tepi pantai. Pengunjung yang kehausan dan membeli minuman botol akan membawa pulang kembali botol kemasannya. Begitu pula bagi pengunjung yang merokok, setiap local guide membawa tabung bambu sebagai tempat putung rokok.

Local guide adalah warga setempat yang dilibatkan dalam upaya menjaga keasrian wilayah pantai ini. Selain itu mereka juga mendapat lapangan kerja sebagai guide. Kawasan ini libur setiap hari Kamis, karena waktu itu digunakan untuk membangun infrastruktur jalan setapak dengan melakukan pemasangan batako ataupun penyemenan.

Di wilayah Malang Selatan sekarang ada banyak pantai yang dibuka untuk tujuan kunjungan wisata. Oleh sebab itu mendapat julukan jelajah seribu pantai.

Alangkah bijaknya bila setiap pengunjung tidak saja mau menikmati keindahan pantai tetapi juga disertai kesadaran untuk berperan aktif ikut menjaga kebersihan, keasrian di lingkungan pantai. Cara yang termudah adalah membawa pulang kembali sampah-sampah dampak kunjungan mereka. Agar keindahan dan kebersihan pantai di wilayah Malang Selatan dapat terjaga dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita.

Minggu, 21 Oktober 2018

Gara-Gara Coret Tembok Di Thailand 2 Turis Asing Terancam 10 Tahun Penjara

Gara-Gara Coret Tembok Di Thailand 2 Turis Asing Terancam 10 Tahun Penjara

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/gara-gara-coret-tembok-di-thailand-2.html


Dua turis asing ditangkap di Thailand karena sedang mencoret-coret sebuah tembok Guest house di Chiang Mai. Keduanya didakwa Vandalisme dan terancam 10 tahun bui jika dinyatakan bersalah.

Seperti dilansir oleh Reuters, pada hari Jumat (19/10/2018), dua turis asal Inggris dan Kanada itu ditangkap polisi Thailand di sebuah Guest house di Chiang Mai, tempat mereka menginap, pada hari Kamis (18/10) waktu setempat.

Kepolisian setempat mengidentifikasi kedua turis yang ditangkap itu sebagai Furlong Lee asal Inggris dan Brittney Schneider asal Kanada. Keduanya sama-sama berusia 23 tahun.

Rekaman CCTV menunjukkan kedua turis asing itu menggunakan mencoret-coret sebuah tembok batu-bata dekat Tha Phae Gate, pintu gerbang utama kota tersebut, dengan cat semprot. Mereka telah mengakui tindak kriminal itu, sebut Mayor Polisi Anon Cherdchutrakulthong kepada Reuters.

Ketika orang-orang mengunjungi suatu tempat, mereka seharusnya tahu untuk tidak meninggalkan grafiti, imbuhnya. Ditambahkan Anon bahwa kedua turis muda itu menunjukkan tanda-tanda mabuk saat melakukan aksinya.

Rekaman CCTV yang didapatkan Reuters menunjukkan kata Scouser Lee yang ditulis dengan cat semprot terlihat di tembok setempat. Kata Scouser merupakan sebutan untuk aksen atau dialek yang terkait kota Liverpool, Inggris. Tidak dikonfirmasi apakah Liverpool merupakan kota asal Lee.

Kedua turis asing ini terancam hukuman maksimum 10 tahun penjara, atau hukuman denda maksimum 1 juta Baht (Rp 460,3 juta) jika dinyatakan bersalah dalam kasus ini.

Denpasar Selatan Ada Pusat Konservasi Penyu, Ke Sana Yuk!

Denpasar Selatan Ada Pusat Konservasi Penyu, Ke Sana Yuk!

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/denpasar-selatan-ada-pusat-konservasi.html


AGEN POKER Di Bali bukan hanya punya pantai-pantai cantik dan menawan. Ternyata, traveler juga bisa belajar dan mengenal penyu lebih baik lagi di Denpasar. Inilah Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu yang terletak di kawasan Serangan, Denpasar Selatan. Tepatnya di Jl Tukad Wisata, Lingkungan Pojok-Serangan, Sidakarya, Denpasar Selatan, Bali.

Mulanya kawasan Serangan di Denpasar Selatan ini dikenal sebagai Pulau Penyu, sebab banyak penyu-penyu yang bertelur di sepanjang pantai tersebut. Namun, sejak adanya reklamasi kehadiran penyu-penyu itu ke Pantai Sawangan mulai sangat jarang. Ini dibangun 2006, saya masuk 2008. Ini permasalahan dari reklamasi bagaimana kita mengembalikan Pulau Serangan sebagai Pulau Penyu, supaya tidak musnah. Jadi konservasi ini sebuah cita-cita dari masyarakat Serangan biar nama Pulau Penyu tetap ada, kata pengelola Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu, I Made Sukanta kepada Traveller, pada hari Rabu (17/10/2018).

Made mengatakan dulunya ada tiga jenis penyu yang sering dijumpai di Pulau Serangan, Denpasar Selatan, yakni penyu sisik, penyu hijau, dan penyu lemang. Namun, seiring berjalannya waktu penyu hijau mulai jarang terlihat di Pulau Serangan, Denpasar Selatan. Waktu masih pulau ada tiga jenis penyu yang suka mendarat di Serangan, yaitu sisik, hijau dan lemang. Sekarang penyu hijau mulai jarang terlihat penyebabnya bisa macam-macamlah, tapi kita pernah menjumpai tahun 2016 satu kali, tahun 2017 tidak ada lagi, kemana dia pasti ada ancaman, terangnya.

Satu ancaman mungkin diperdagangkan, kedua habitatnya hancur atau tidak ada, ketiga sampah, dan jaring nelayan secara tak sengaja, karena kalau penyu itu kena jaring dalam satu jam dia akan mati karena dia bernafas pakai paru-paru, sambung Made. Sejak saat itu masyarakat desa Serangan mulai sadar untuk memperhatikan dan berpartisipasi dalam konservasi penyu. Dia mengakui kesadaran masyarakat saat ini semakin tinggi dan mulai mencintai alam.

Saat ini populasi penyu mulai bertambah dan kalau ada di pasar gelap saya yakin di bawah 5 persen, tuturnya. Terkait itu, Made menambahkan jumlah kunjungan sekolah-sekolah untuk belajar tentang konservasi penyu juga semakin meningkat. Hanya saja untuk kunjungan wisatawan umum masih minim.

Sekarang mulai sejak dini sudah ditanamkan tentang konservasi. Untuk kunjungan 70 persen didominasi pengunjung Eropa, ujar Made. Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu ini buka lho saat akhir pekan, dan justru paling ramai. Jadi tempat ini cocok banget untuk jadi destinasi baru liburan akhir pekan di Bali.

Di Bali, traveler bisa belajar soal konservasi penyu di daerah Denpasar Selatan. Penyu ini berasal dari sitaan dan akan dilepasliarkan lewat upacara adat Bali. Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu di Serangan, Denpasar Selatan, Bali menjadi salah satu tempat menarik untuk belajar tentang penyu. Selain konservasi, tempat itu juga menjadi tempat untuk warga Bali mencari penyu untuk upacara adat Bali.

Untuk menuju Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu ini pengunjung bisa melewati jalan Pesanggaran yang dekat dengan TPA Sarbagita Suwung. Lokasi pusat konservasi ini berada selatan jalan dengan ikon penyu besar di salah satu sisinya. Masuk ke lokasi ini pengunjung diminta untuk membayar biaya masuk sebesar Rp 5 ribu. Begitu masuk pengunjung akan melihat taman dan satu kolam berukuran besar di sisi kiri.

Total di sini ada 19 kolam, terdiri dari kolam pembesaran, rehabilitasi, dan kolam terapi. Kolam rehabilitasi untuk penyu atau kura-kura yang sakit, sementara kolam terapi untuk yang akan dilepasliarkan, kata pengelola Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu I Made Sukanta di Jl Tukad Wisata, Lingkungan Pojok-Serangan, Sidakarya, Denpasar Selatan, Bali, pada hari Kamis (18/10/2018). Kolam ukuran besar itu diisi tiga penyu hasil sitaan polisi dari perdagangan ilegal. Kemudian ada satu ruangan yang berisi kolam-kolam tempat penangkaran penyu dan kura-kura.

Made menambahkan pihaknya juga membantu masyarakat Bali yang membutuhkan penyu untuk upacara. Syaratnya harus mencantumkan surat dari Perhimpunan Hindu Dharma Indonesia (PHDI), surat izin dari BKSDA, yang kemudian diserahkan ke lembaganya. Tapi kami hanya memberikan tukik hasil pembesaran, terangnya.

Made menyebut dari Januari hingga Oktober ini sudah ada 43 tukik penyu yang diserahkan untuk kepentingan upacara adat. Dia memastikan penyerahan tukik penyu itu dilengkapi dengan surat yang sah. Tanpa surat itu tidak akan diberikan. Sebab penyu merupakan hewan yang dilindungi, kalau sudah ada surat-surat itu artinya sudah ada izin, tegasnya.

Sabtu, 20 Oktober 2018

Telah Terjadi Keributan Diskotek Bandara, 1 Tewas 4 Luka-Luka

Telah Terjadi Keributan Diskotek Bandara, 1 Tewas 4 Luka-Luka

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/telah-terjadi-keributan-diskotek.html


Keributan telah terjadi di depan Diskotek Bandara, Jalan Daan Mogot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Salah satu orang tewas dan empat orang luka akibat kejadian itu. Yang pasti satu tewas, empat luka berat, kata Kanit Krimum Polres Jakarta Barat AKP Rulian Syauri saat dimintai konfirmasi, Rabu (17/10/2018).

Keributan terjadi pada dini hari tadi. Penyebab keributan pun masih diselidiki polisi Jakarta Barat. Kejadian subuh itu, untuk penyebabnya belum diketahui, ujarnya.

Rulian mengatakan pihaknya masih mengumpulkan sejumlah keterangan saksi. Dia juga mengatakan pelaku masih dikejar.

Keributan yang terjadi di Diskotek Bandara, Jakarta Barat, menyebabkan seorang pria berinsial HS (38) meninggal dunia. Empat korban lain mengalami luka tusuk di sejumlah tubuhnya.

Korban S di RS Royal Taruma, luka pada jidat dan pada perut. Korban LS luka tusuk pada perut dan pinggang belakang bagian kanan. Korban Z di RS Sumber Waras luka tusuk dada sebelah kiri dan korban UK di RS Sumber Waras luka tusuk punggung bagian kiri, kata Kanit Kriminal Umum (Krimum) Polres Jakarta Barat AKP Rulian Syauri saat dimintai konfirmasi, pada hari Rabu (17/10/2018).

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari keterangan sejumlah saksi. Barang bukti yang ada di lokasi kejadian juga telah disita. Kepolisian Jakarta Barat sedang Lagi mencari para pelaku, ujar Rulian.

Peristiwa itu sebelumnya dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari tadi. Pelaku penusukan masih diburu polisi.

Jakarta VS Bekasi Karena Truk Sampah

Jakarta VS Bekasi Karena Truk Sampah

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/jakarta-vs-bekasi-karena-truk-sampah.html


AGEN POKER Truk-truk sampah DKI Jakarta dicegat di dekat pintu Tol Bekasi Barat. Petugas Dishub Kota Bekasi merazia truk-truk yang menuju Bantargebang karena dugaan melanggar aturan. Ada sekitar 50 truk yang sempat ditahan di kawasan Hutan Kota Bekasi Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi Selatan. Truk-truk ini kena razia yang dilakukan petugas di Jl Ahmad Yani, kota bekasi, Jawa Barat.

Alhamdulillah jam 02.00 WIB dini hari setelah berkoordinasi dengan Polres dan Disub truk yang sudah kosong (sampahnya) bisa kembali ke Jakarta dan yang masih ada sampahnya bisa lanjut buang sampah ke Bantargebang kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji. Kadishub Kota Bekasi Yayan Yuliana menyebut razia dan penahanan truk sampah DKI karena banyak pelanggaran perjanjian MoU DKI dengan Kota Bekasi. Yayan juga menyinggung duit kompensasi bau ke Bekasi.

Ya kita bukan hanya terkait itu ya. Karena gini, dalam perjanjian Bekasi dengan DKI ada beberapa item, salah satunya tentang pengangkutan sampah itu, ada juga tentang kompensasi. Dari beberapa item, DKI belum melaksanakan kewajiban-kewajiban itu, ujar Yayan. Yayan menegaskan penindakan truk sampah DKI akan dilakukan berlanjut. Selain urusan pengangkutan sampah dengan truk tanpa penutup, truk dari DKI juga ada yang tidak dilengkapi surat-surat lengkap dan kir pun mati.

Kita kan ada dalam MoU ya perjanjian antara Bekasi dengan DKI itu diatur tentang pengangkutan dan rute. Waktu pengangkutan ini kan diatur untuk yang tol Bekasi Barat ini dari jam 9 malam sampai jam 5 pagi, itu kendaraan semua jenis bisa melewati situ. Kalau dari jam 5 pagi sampai jam 9 malam, hanya kendaraan yang berjenis konvektor penutup, papar Yayan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan Pemprov DKI tetap menjaga hubungan baik dengan Pemkot Bekasi. Kerja sama pemanfaatan lahan di Bantargebang akan tetap dilanjutkan. Karena itu, Pemprov memberikan dana hibah ke Pemkot Bekasi sebagaimana perjanjian kerja sama terkait pembuangan sampah dari Jakarta ke tempat pengolahan sampah terpadau. Total dana hibah yang diberikan Rp 194 miliar.

Kami ingin terus menjaga hubungan baik itu, sehingga kewajiban kita Alhamdulillah tertunaikan. Untuk 2018 sudah ditunaikan bulan per Mei nilainya Rp 194 miliar dan untuk 2019 kewajiban Rp 141 miliar, ujar Anies di Balai Kota. Hubungan Jakarta dan Bekasi sejak dahulu panas-dingin terkait truk-truk sampah. Pada Oktober 2017, truk sampah pernah dilempari batu saat melintas menuju Bantargebang.

Sedangkan pada 2015, polisi sampai berjaga di wilayah Cibubur untuk mengantisipasi pengadangan. Kapolda Metro Jaya saat itu, Tito Karnavian, mengatakan sudah mengidentifikasi massa yang melakukan pengadangan. Polda Metro Jaya waktu itu membentuk tim untuk pengamanan terkait pengadangan truk sampah DKI di TPST Bantargebang, Bekasi. Tim akan diturunkan jika terjadi tindak pidana di dalamnya.

Presiden Jokowi bahkan sampai berpesan kepada Polda Metro Jaya untuk secara khusus menangani pengadangan truk sampah. Pengadangan bahkan dilakukan warga di Cileungsi, Bogor. Jokowi waktu itu meminta Tito membuka jalur truk sampah DKI Jakarta untuk menuju ke TPST Bantargebang, Bekasi. Namun isu pengadangan truk sampah sempat mereda ketika Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan dana hibah ke Pemkot Bekasi. Padahal waktu itu Pemkot Bekasi sempat protes soal rencana Pemprov DKI Jakarta mengoperasikan truk sampah selama 24 jam.

You boleh lewat di sini selama 24 jam melintas Bekasi Barat, tapi supaya nggak bau, gimana caranya? Mau pake conveyor atau apa, silakan. Tapi kalau macet jalanan terus seliweran bau sampah ke mana-mana, nanti saya bakal diomelin sama warga. Makanya kalau you mau lewat situ 24 jam, pakai dong aturannya, ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen dalam sosialisasi dan dialog bersama tokoh masyarakat di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, pada hari Rabu (11/11/2015).

Pada 25 November 2015, Pepen menemui Ahok di Balai Kota DKI Jakarta. Hasil pertemuan itu, Pemkot Bekasi pun menyiapkan rute buat truk sampah. Kita persiapkan rute tambahan. Dengan itu kan butuh sinergitas dengan DKI makanya butuh addendum tambahan klausul, kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai bertemu Ahok di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada hari Rabu (25/11/2015).

Selain itu, Pepen juga meminta dana hibah Rp 2 triliun untuk daerahnya. Ia mengajukan anggaran untuk adendum kontrak TPST Bantargebang sebesar Rp 1 triliun. Untuk dana hibah, ia berharap Ahok menggelontorkan dana hingga Rp 2 triliun. Dana yang adendum TPAD kita hampir Rp 1 triliun, dana kemitraan kita ajukan Rp 1 triliun. Kalau dapat Rp 2 triliun, alhamdulillah, ujar Pepen.

Pada November 2016, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan bantuan Rp 143 miliar untuk 18.192 kepala keluarga di sekitaran TPST Bantargebang. Waktu itu DKI dimpimpin oleh Plt Gubernur Sumarsono. Tak hanya terkait truk sampah, Pemkot Bekasi juga pernah menerima hibah berupa lampu jalan. Hibah itu diberikan oleh Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono pada awal 2017 lalu.

Pengadaan sendiri tadi kalau nilai lampunya saja Rp 2,5 juta dikali 20 ribu sekitar Rp 60 miliar lebih, belum tiangnya, taruhlah tiangnya Rp 5 juta, jadi total Rp 100 milyar. Itu bisa 3 tahun anggaran, kata Rahmat Effendi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada hari Rabu (25/1/2017).

Pada Mei 2018, Sandiaga Uno yang masih menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta pernah menyebut adanya kompensasi yang diberikan Pemprov DKI kepada warga sekitar TPST Bantargebang. Total kompensasi yang diberikan sebesar Rp 220 miliar untuk periode Januari-April 2018.

Tahun 2018 Pemprov DKI telah menyetujui usulan bantuan keuangan kepada Pemkot Bekasi untuk tahun 2018, itu mengajukan Rp 202 miliar. Tapi setelah diverifikasi, Pemkot hanya mengajukan Rp 194 miliar dan ini sudah dicairkan pada bulan Mei 2018, kata Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari, pada hari Kamis (18/10/2018).

Jumat, 19 Oktober 2018

Mengaku Sebagai Anggota BNN Lalu Memeras

Mengaku Sebagai Anggota BNN Lalu Memeras

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/mengaku-sebagai-anggota-bnn-lalu-memeras.html


Tim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap pelaku pemerasan yang mengaku anggota Badan Narkotika Nasional (BNN). Selain pemerasan, para pelaku juga melakukan pencurian dengan kekerasan.

Ada sekelompok orang yang mengaku berasal dari petugas BNN pusat. Jadi modusnya mengaku sebagai petugas BNN kemudian mendatangi dan mengancam korban akan di geledah rumahnya karena terindikasi adanya narkoba. Setelah itu meminta sesuatu kepada korban sehingga dilepaskan dari dugaan kasusnya, kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan saat rilis kasus di Mapolres Tangsel, Sepong, pada hari Senin (15/10/2018).

Para pelaku menuru Ferdy mengincar toko kosmetik dan sembako. Pelaku mengambil uang dan barang-barang berharga milik korban dengan dalih melakukan penggeledahan seperti layaknya BNN aslinya.

Jadi untuk korban ini mereka amati kemudian diperkirakan menjual obat-obatan atau kosmetik yang diduga tidak memiliki izin itu. Mereka masuk dan mengancam akan diproses karena menjual kosmetik tidak sesuai izin BPOM RI, sambungnya.

Mereka yang ditangkap yakni Muhammad Rasyid alias Rezi yang berperan melakukan penggeledahan dan pemerasan terhadap korban. Anwar Yasin yang berperan sebagai penentu sasaran.

Ditangkap juga Temi Azhari yang berperan melakukan penggeledahan dan pemerasan serta Agus Erwansyah yang berperan sebagai pembeli dan memberikan kode kepada rekannya untuk beraksi.

Polisi saat ini masih memburu dua orang pelaku yang melakukan kekerasan terhadap korban. Selain mengincar toko kosmetik dan sembako, mereka juga melakukan pemerasan terhadap seorang Warga Negara Jerman dengan tuduhan kepemilikan narkoba seperti sabu, extasi dan ganja.

Para tersangka ini melakukan pengamatan dan didapati bahwa rumah WN Jerman ini cukup bagus kemudian langsung melakukan penggeledahan dan menangkap paksa warga negara ini ke mobil kemudian langsung dilakukan intimidasi dan pemerasan, kata Ferdy.

Saat beraksi, para pelaku membawa bukti seperti kartu identitas untuk meyakinkan korban pelaku sebagai anggota BNN. Pelaku juga membawa borgol untuk mengintimidasi korban atau menakut-nakuti korban.

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah Ada seorang SPG di Samarinda, Kalimantan Timur yang harus berurusan dengan ap...