Jumat, 19 Oktober 2018

Tewas Bunuh Diri Dengan Tembakan Dikepala Pria di Apartemen Jakbar, Polisi Buru Pemasok Senpi

Tewas Bunuh Diri Dengan Tembakan Dikepala Pria di Apartemen Jakbar, Polisi Buru Pemasok Senpi

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/tewas-bunuh-diri-dengan-tembakan.html


AGEN POKER Ommy Waisa Andrian (43) ditemukan tewas dengan luka tembak, di Tower 2 unit Kenangan Lantai 25 KF, Apartemen Mediterania, Jakarta Barat. Dia diduga oleh pihak kepolisian saat ini bunuh diri. Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan korban bunuh diri pada hari Selasa (16/10) pukul 14.30 WIB. Kejadian bemula saat kedua saksi bernama Ordy Agustin dan Orly Merty menerima telepon dari korban.

Awal mula saat kedua saksi ada di rumah sedang menerima telpon dari korban dengan kata-kata maafkan saya langsung saksi mendengar suara letusan, kata Argo dalam keterangannya, pada hari Rabu (17/10/2018). Kedua saksi itu langsung mendatangi apartemen korban saat mendengar tembakan di ujung sambungan telepon. Saat tiba di lokasi atau Apartemen Mediterania, kedua orang itu tak bisa masuk karena unit apartemen korban terkunci dari dalam.

Mereka akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanjung Duren. Korban ditemukan dengan kondisi tergeletak dan dua luka tembak di bagian kiri. Korban selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum, imbuhnya.

Polisi juga masih menyelidiki dari mana Ommy Waisa Andrian (43) memiliki senjata api, pria yang diduga bunuh diri ini di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, mendapatkan banyak senjata api. Sebab, polisi menegaskan sangat berbahaya bila masyarakat sipil yang tidak berhak bisa memiliki senpi.

Ini keprihatinan bersama, ternyata ada senjata standar militer beredar di masyarakat, ada senjata-senjata yang tidak terdaftar dan digunakan oleh masyarakat sipil. Oleh karenanya, kami akan kejar terus penyelidikan ini dari mana senjata ini diperoleh dan tentu akan kami telusuri, kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Mapolres Jakarta Barat, Slipi, pada hari Rabu (17/10/2018).

Hengki menambahkan tidak tertutup kemungkinan banyak senjata ilegal yang beredar di masyarakat. Pemasok-pemasok senpi itu masih diselidiki. Kami cari tahu pemasok senjata-senjata ini sehingga tidak terdaftar dan ada di warga sipil. Tentunya ini sangat berbahaya apabila ini beredar di masyarakat yang tidak berhak menggunakan barang tersebut, tuturnya.

Ommy ditemukan tewas diduga bunuh diri dengan luka tembak. Hengki menegaskan Ommy bukan anggota Perbakin. Terhadap tersangka ataupun korban di sini, ternyata ini tidak juga terdaftar sebagai anggota Perbakin, tidak terdaftar sebagai anggota Perbakin, ini menjadi keprihatinan kita bersama, ujarnya. Ommy ditemukan tewas diduga bunuh diri di Tower 2 Unit Kenanga Lantai 25 KF, Apartemen Mediterania, Jakarta Barat. Saat olah TKP, polisi menemukan senjata api ilegal di kamar Ommy.

Senjata-senjata yang ditemukan di kamar Ommy adalah senjata laras panjang tipe MP4 kaliber 5,56 mm, yang merupakan standar militer dengan jarak efektif kurang-lebih 300 meter, juga senjata Hunter CZ-43 dengan peluru karet, dan memiliki izin atas nama Ommy. Selain itu, polisi menemukan senjata Beretta Tomcat yang digunakan Ommy untuk bunuh diri. Polisi juga mengamankan senjata 19-11 kaliber 9 mm, yang atas koordinasi dengan intelijen dari Polda Metro Jaya didapati bahwa senjata tersebut juga tidak terdaftar.

Kemudian kami temukan juga senjata api NAA Magnum 22 mm, ini juga peluru kaliber 22, ini juga tidak terdaftar. Kemudian senjata olahraga, bukan bela diri ya, senjata olahraga yang harusnya tidak bisa dibawa ke rumah. Harus digudangkan, jelas Hengki.

Sesuai dengan Pasal 77 KUHP bahwa tuntutan terhadap tersangka yang gugur karena tersangka meninggal dunia, sehingga kasus ini tidak bisa kita lanjutkan karena tersangka meninggal dunia, kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Mapolres Jakarta Barat, Slipi, pada hari Rabu (17/10/2018).

Hengki menyebut, apabila tidak meninggal, Ommy bisa bisa dijerat dengan Undang-Undang Darurat terkait dengan kepemilikan senjata. Semasa hidup, Ommy diketahui adalah seorang wiraswasta. Polisi masih mendalami dari mana Ommy mendapatkan senjata-senjata tersebut.

Pekerjaan Ommy adalah wiraswasta ya, tapi sekali lagi ini pemeriksaan berkesinambungan. Kami akan lakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Apabila lebih mungkin, kami akan mencari siapa yang menyebar senjata api ini, yang jelas sampai ke Indonesia, sampai ke Jakarta, sampai ke masyarakat sipil yang tidak seharusnya menggunakan senjata standar militer, jelas hengki.


Kamis, 18 Oktober 2018

Telah Ditemukan Mayat Pria Dan Wantia Terapung Di Laut Sumut

Telah Ditemukan Mayat Pria Dan Wantia Terapung Di Laut Sumut

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/telah-ditemukan-mayat-pria-dan-wantia.html


Telah ditemukan mayat pria dan wanita terapung diperairan laut Pulau Pandan, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Mayat wanita ditemukan dalam kondisi terikat dikaki dan tangannya.

Kasat Intelkam Polres Batu Bara AKP Romi Manik saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya penemuan dua mayat diperairan laut Pulau Pandan, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Saya belum bisa merilisnya keadaan mayat perempuan tersebut. Saya berharap ada keluarga yang merasa kehilangan dari anggota keluarganya segera hubungi saya, jelas Romi saat dimintai konfirmasi kepada sejumlah wartawan, pada hari Selasa (16/10/2018).

Apakah mayat ini terkait dengan kasus pembunuhan satu keluarga di wilayah hukum Deli Serdang, Sumatera Utara, Romi mengaku belum dapat memastikannya itu semua terkait dengan kasus apa.

Saat ini Kasat Reskrim Polres Deli Serdang sedang menuju ke rumah sakit Tanjung Balai. Mengecek apakah salah satu jasad merupakan korban pembunuhan di Deli Serdang, Sumatera Utara, jelasnya AKP Romi.

Penemuan ini berawal dari laporan nelayan setempat kepada petugas Basarnas tadi pagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas Basarnas yang menerima laporan tersebut langsung menuju penemuan dua jasad tersebut.

Dua jasad korban akhirnya dievakuasi petugas dari laut dan dibawa ke perahu milik Basarnas. Saat ditemukan, jasad kedua korban sudah rusak dan membusuk. Diperkirakan keduanya sudah tewas beberapa hari lalu.

Jasad wanita saat ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan kedua tangan terikat di belakang dan leher terlilit lakban. Diduga keduanya menjadi korban pembunuhan. Jasad tersebut kini sudah dibawa ke rumah sakit di Kota Tanjung Balai.

7 Orang Meninggal Dunia Setelah Bus Pariwisata Tabrak Mobil Di Boyolali

7 Orang Meninggal Dunia Setelah Bus Pariwisata Tabrak Mobil Di Boyolali

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/7-orang-meninggal-dunia-setelah-bus.html


AGEN POKER Sebuah bus pariwisata menabrak mobil minbus, kecelakaan maut terjadi di Boyolali. Bus pariwisata menabrak minibus Isuzu Panther yang melaju dari arah berlawanan. Tujuh orang meninggal, kata Wakapolres Boyolali, Kompol Zulfikar Arisandi kepada wartawan di lokasi kejadian pada hari Sabtu (13/10.2018).

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi dijalan Solo-Semarang, tepatnya di pertigaan Wika, Dukuh Pomah, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Mojosongo, Boyolali sekitar pukul 17.00 WIB. Ketujuh korban tewas semuanya yakni penumpang maupun mobil Isuzu Panther. Selain 7 orang meninggal dunia, dua penumpang mobil Isuzu Panther bernomor polisi AD 8447 KS tersebut mengalami luka-luka. Keduanya saat ini dirawat di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah.

Kanit laka Satlantas Polres Boyolali Ipda Utomo menambahkan kronologi kejadian tersebut. Kecelakaan bermula ketika bus Pariwisata Mata Trans, AD 1417 DH yang dikemudikan Arif Hartanto (46) warga Belang Kulon, Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten itu melaju dari arah barat ke timur Dari Semarang menuju Solo. Sesampainya di pertigaan Wika atau di TKP, menghindari kendaraan tak dikenal. Bus kemudian oleng dan lepas kendali hingga melompati median jalan dan masuk jalur kendaraan dari berlawanan.

Dalam waktu bersamaan dari arah timur ke barat Solo ke Semarang melajulah mobil Isuzu Panther yang dikemudikan Dwi bagus Windarto (26). Tabrakan pun tak terhindarkan. Bus menabrak mobil warna merah yang ditumpangi 9 orang tersebut. Mobil kemudian terseret ke pekarangan rumah warga dan menghantam tiang baliho di sisi selatan jalan. Bahkan tiang yang terbuat dari beton cor itu hingga patah. Sedangkan terguling ke kiri.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan. Petugas dari Satlantas dan Polres Boyolali juga segera datang. Para korban baik yang meninggal dunia dan luka-luka dibawa ke RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah.

Kecelakaan maut mobil Isuzu Panther antara bus Pariwisata dengan minibus di Boyolali, sore tadi mengakibatkan 7 orang tewas dan dua orang terluka. Para korban adalah penumpang mobil tersebut dan merupakan satu keluarga.

Para korban sudah dievakuasi ke RSUD Pandan Arang Boyolali. Korban luka dirawat di IGD, sedangkan yang meninggal dunia, di kamar mayat. Informasi yang kami dapat, para korban merupakan satu keluarga, kata Radito Risangadi, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Surakarta, disela-sela melakukan pendataan para korban di RSUD Pandan Arang, Boyolali Sabtu (13/10/2018).

Data yang diperoleh sejumlah wartawan di RSUD Pandan Arang, korban tewas yakni sopir Isuzu Panther, Dwi Bagus Windarto (26). Kemudian penumpangnya, Yasinta Ayundari (25), Arini (51), Slameto (50), Nia (20), Sikam (70) dan Atmorejo (75). Mereka adalah warga Dukuh Jetaksari, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Menurut informasi, Sikam dan Atmorejo merupakan suami istri. Sedangkan korban selamat dan mengalami luka-luka, yaitu Trio Margo Sudarsono (17) dan Trio Cahyo Sudarsono (17). Anak kembar ini juga warga Dukuh Jetaksari, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Boyolali. Pihak PT Jasa Raharja langsung melakukan pendataan terhadap korban untuk diberikan santunan. Santunan akan kami berikan secepatnya, ujar Dito.

Ketujuh jenazah korban kecelakaan maut bus wisata yang bertabrakan dengan mobil Isuzu Panther di Boyolali telah dibawa pulang oleh keluarganya masing-masing ke rumah duka. Sedangkan Polres Boyolali saat hari ini akan melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Jenazah para korban sudah dibawa pulang dari rumah sakit ke rumah duka. Tadi sekitar pukul 05.00 WIB telah sampai rumah duka masing-masing. Ada 6 orang (korban) dibawa ke Urutsewu, sedangkan seorang lainnya (korban Dwi Bagus/sopir Panther) dipulangkan ke Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah. Dua korban luka masih di rumah sakit, ujar Kades Urutsewu, Ampel, Boyolali, Haryanto, pada hari Minggu (14/10/2018) pagi.

Sementara itu, pagi ini polisi berencana melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kecelakaan maut tersebut. Kalau saat ini belum bisa disimpulkan penyebabnya. Info awal KBM kendaraan bermotor bus oleng ke arah berlawanan dan tidak bisa dikendalikan, kata Kanitlaka Satlantas Polres Boyolali, Ipda Utomo, melalui pesan singkat kepada wartawan.

Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sebab pasti kecelakaan tersebut. Pagi ini rencananya polisi akan menggelar olah TKP. Sementara itu sopir bus Pariwisata, Arif Hartanto (46), telah diamankan polisi sesaat setelah kecelakaan. Semalam, warga Belang Kulon, Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten itu menjalani pemeriksaan intensif di unit Laka Satlantas Polres Boyolali.

Rabu, 17 Oktober 2018

Residivis Ini Kembali Lakukan Pencurian, Baru 2 Bulan Keluar Lapas

Residivis Ini Kembali Lakukan Pencurian, Baru 2 Bulan Keluar Lapas

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/residivis-ini-kembali-lakukan-pencurian.html


Residivis baru keluar dua bulan sudah kembali melakukan pencurian, hukuman penjara 15 bulan ini ternyata tidak membuat Tutuk Wahyudi (21) jera. baru 2 bulan menghirup udara bebas, warga Sidoarjo ini kembali melakukan pencurian.

Tutuk Wahyudi (21) harus kembali ditangkap Unit Reskrim Polsek Sedati karena melakukan pencurian motor dan handphone milik Agus Dwi Saputra (20) yang tinggal di Bonosari, Sedati.

Pelaku berhasil ditangkap Kanit Reskrim bersama anggota Polsek pada hari Jumat (12/10) pukul 12.00 di sekitar Pasar Gendongan, kata Kapolsek Sedati AKP I Gusti Merta, pada hari Sabtu (13/10/2018).

Pelaku Tutuk Wahyudi telah melakukan tidakan pidana, tambah I Gusti Merta, sebelumnya telah melakukan tindak pidana pencurian dan telah menjalani hukuman, 1 tahun 3 bulan di Lembaga Permasyarakatan Sidoarjo. Namun dia tampaknya tidak jera dan kembali melakukan tindak pencurian.

Pelaku Keluar dari LP dua bulan yang lalu, lanjut mantan wakasatlantas Polresta Sidoarjo itu. Dalam aksinya, pelaku menuntun motor curiannya sempat dipergoki salah seorang warga. Mengetahui ada pencurian, warga langsung memberitahu korban dan mengejar pelaku. Namun pelaku lolos dan kabur beserta kendaraan serta handphone yang dicurinya.

Setelah menerima laporan dan memeriksa saksi-saksi. Langsung dilakukan pengecekan dan olah tkp, pelaku pencurian dapat dilihat dari ciri-ciri pelaku, terang I Gusti Made Merta.

Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku telah diamankan di Mapolsek Sedati. Selain untuk pemeriksaan dan juga menjalani proses hukum selanjutnya. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP, tegas I Gusti Made Merta.

2 Pemuda Di Garut Dihabisi Oleh Pria Bertato Doraemon

2 Pemuda Di Garut Dihabisi Oleh Pria Bertato Doraemon

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/2-pemuda-di-garut-dihabisi-oleh-pria.html


AGEN POKER Pria bertato kartun Doraemon RG alias Ujang (19) nekat menghabisi nyawa dua pemuda, Darul (22) dan Rahmat (22). Pria bertato tokoh kartun Doraemon itu secara sadis membunuh korban yang baru dikenalnya. Peristiwa keji tersebut berlangsung pada hari Minggu (30/9) dini hari. Awalnya Ujang berjumpa dengan Darul dan Rahmat di kawasan Alun-alun Garut.

Saat kejadian, pelaku dan seorang temannya tengah berjalan di kawasan Alun-alun. Di situ, pelaku bertemu dan berkenalan dengan kedua korban, kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari Sabtu (13/10/2018). Budi menyebut pelaku dan korban tak saling mengenal satu sama lainnya. Saat itu, sambung dia, kedua korban tengah berpesta minuman keras (miras) di alun-alun. Melihat Ujang dan seorang rekannya, korban mengajaknya menikmati minuman keras (miras).

Karena terus dicekoki minuman keras (miras), pelaku ini marah dan kesal, ujar Budi. Ujang murka. Pria bertato Doraemon di lengan kanannya itu membuntuti Darul dan Rahmat yang hendak pulang mengendarai sepeda motor. Setiba di kawasan Sungai Cimanuk, Ujang dan rekannya menghampiri kedua pemuda mabuk tersebut.

Pelaku nekat bertindak durjana. Kedua korban ditelanjangi lalu mayatnya sengaja dihanyutkan ke Sungai Cimanuk. Dua korban ini dibunuh dengan cara ditenggelamkan kepalanya ke air, kata Budi. Kasus ini terungkap setelah warga dihebohkan dengan penemuan dua jasad pemuda tanpa identitas di Sungai Cimanuk siang harinya.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan Ujang menghabisi nyawa Darul (22) dan Rahmat (22) di kawasan Jembatan Cimanuk, Jalan Cimanuk, Tarogong Kidul, Minggu (30/9) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Ulah durjana itu dilakoni Ujang bersama satu rekannya, F, yang kini buronan polisi. Dua korban dibunuh pelaku dengan cara ditenggelamkan kepalanya ke air. Setelah korban tewas, pelaku langsung menelanjangi dan menghanyutkan mayat korban ke Sungai Cimanuk, kata Budi di Mapolres Garut, pada hari Sabtu (13/10/2018).

Polisi yang mengetahui hal itu langsung menyelidiki.
Ulah olah TKP dan mengumpulkan bukti, polisi menyimpulkan bahwa kedua pemuda tersebut dibunuh. Tim Resmob Polres Garut bergerak melacak jejak para pelaku.

Hasilnya polisi berhasil menangkap Ujang di rumahnya di kawasan Tarogong Kidul tak lama setelah penemuan jasad para korban. Tersangka kami jerat dengan pasal pembunuhan dan pencurian. Karena selain membunuh korban, tersangka juga mengambil motor milik korban. Ancaman hukuman 20 tahun atau hukuman mati, pungkas Budi. Kini Ujang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia kini mendekam di sel tahanan Mapolres Garut. Sementara itu, polisi hingga kini tengah memburu rekan Ujang, F, yang turut membantu Ujang saat melancarkan aksinya.

Selasa, 16 Oktober 2018

Bagaimana Nasib Pekerja Nike? Nike Mau Kurangi Pasokan Produk Dari RI

Bagaimana Nasib Pekerja Nike? Nike Mau Kurangi Pasokan Produk Dari RI

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/bagaimana-nasib-pekerja-nike-nike-mau.html


Sebuah perusahaan sepatu ternama, pakaian dan alat-alat olahraga asal Amerika Serikat Nike secara resmi tidak akan menghentikan alias setop pesan pakaian dari Indonesia. Hanya saja, perusahaan menjelaskan akan mengurangi rantai pasokan produksi di seluruh dunia, yaitu dari 785 pabrik menjadi 542 dan bakal terkena berdampak salah satunya ke Indonesia.

Isu ini ternyata sudah menyebar di Indonesia melalui jejaring media sosial. Meski sudah mengkonfirmasi akan mengurangi produksinya Nike Indonesia, bagaimana nasib karyawannya di Indonesia? Berdasarkan surat tembusan resmi yang diterima dari Asosiasi Persepatuan Indonesia Aprisindo, kepada Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita Nike menjelaskan, pihaknya sudah bebicara dengan grup agar pekerja yang terkena dampak keputusan ini bisa mendapat hak yang sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Kami memahami bahwa ini adalah keputusan serius yang berdampak pada pekerja. Kami bekerja sama dengan setiap pabrik dan grup yang terkena dampak dari keputusan ini untuk memastikan penghentian kerja sama secara bertanggung jawab sesuai dengan kepatuhan terhadap hukum negara dan Kode Etik Nike. Strategi bisnis ini tidak menandakan bahwa Nike akan keluar dari Indonesia, jelas pihak jelas dia dalam keterangan tertulis Nike yang dikutip dunia Finance Indonesia, pada hari Jumat, (12/10/2018).

Kabar ini berhembus setelah serikat pekerja nasional memberikan informasi soal perusahaan sepatu terkemuka asal Amerika Serikat itu menghentikan kerja sama pesanan produksi pakaian olah raga dari 19 perusahaan garmen atau produsen pakaian jadi di Indonesia. Kebijakan tersebut dalam informasi yang didapat dari media sosial akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) yang akan dikaji PHKnya. Mengenai hal tersebut, dalam penutup surat di akhir keterangan tertulisnya, Nike mengharapkan penjelasan ini dapat diinformasikan secara jelas.

Bahkan di media sosial beredar kabar bahwa akan ada 35.000 karyawan terancam PHK, karena keputusan tersebut. Sayang, pihak Nike tak merinci berapa pabrik di RI yang bakal terkena dampak dari kebijakan tersebut.

Nike sangat menghargai hubungan kerja sama jangka panjang yang erat dengan Indonesia dan kami berharap untuk tetap menjadi mitra yang dekat. Kami sangat berterima kasih atas kerja keras tim negosiasi perdagangan di bawah pimpinan, bunyi surat tersebut

Pesta Seks Dengan Tukar Pasangan, Ini Deretean Penyakit Yang Bisa Menular

Pesta Seks Dengan Tukar Pasangan, Ini Deretean Penyakit Yang Bisa Menular

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/pesta-seks-dengan-tukar-pasangan-ini.html


AGEN POKER Boleh-boleh saja ada yang menyanggah risiko penularan virus dalam pesta seks tukar pasangan seperti terjadi di Jawa Timur. Secara matematis, kondom memang menghalangi transmisi kuman patogen yang terdapat dalam cairan tubuh, baik sperma maupun cairan vagina. Namun seks bukan matematika yang kalkulasinya serba pasti. Berbagai kemungkinan bisa terjadi, seperti rusak atau lepasnya kondom, atau bahkan ketidaktahuan cara pakai kondom yang membuat fungsi proteksi tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Keengganan memakai kondom secara konsisten sepanjang sesi bercinta karena dirasa mengurangi kenikmatan, juga termasuk tantangan yang tidak bisa dinafikkan. Situasi-situasi semacam itu membuat risiko penularan sulit dihitung secara matematis. Karena itu, ada benarnya jika para ahli kesehatan menggolongkan perilaku tukar-menukar pasangan seksual sebagai perilaku dengan risiko tinggi. Bukan hanya HIV yang bisa ditularkan, melainkan juga infeksi lain seperti Hepatitis B dan C, sifilis atau raja singa, herpes, dan gonorrhea atau kencing nanah.

Faktor risiko tertular infeksi menular seksual antara lain berhubungan seksual dengan lebih dari satu partner, berhubungan seksual dengan orang yang memiliki partner seksual lebih dari satu, dan berhubungan seksual dengan sesorang yang menderita infeksi menular seksual, jelas dr Alvina Widhani SpPD, KAI, dari RS Cipto Mangunkusumo. Dari berbagai variasi hubungan intim, seks anal disebut paling berisiko. Karena lapisan mukosa di daerah tersebut lebih mudah robek, jelas dr Alvina saat dihubungi media wartawan, pada hari Jumat (12/10/2018).

Jadi, apakah cukup pakai kondom saja untuk mengurangi risiko penularan infeksi? Sepertinya tidak. Risiko penularan dapat dikurangi dengan tidak melakukan hubungan seks bebas, tegas dr Alvina. Perilaku menyimpang ini melakukan hubungan seksual dengan bertukar pasangan, lalu bagaimanakah risikonya terhadap penularan penyakit menular seksual atau bahkan HIV-AIDS?

Menjawab hal tersebut, Aditya Wardhana dari Indonesia AIDS Coalition terlebih dahulu menegaskan segala penularan penyakit, baik penyakit menular seksual maupun HIV-AIDS, lebih dikaitkan dengan perilaku seks tak aman. Perilaku seks menyimpang yang dilakukan dengan bertukar pasangan memang dikhawatirkan juga dapat berisiko menularkan berbagai macam penyakit, terutama jika dilakukan dengan tidak menggunakan pengaman seperti kondom.

Jadi tidak menggunakan pelindung seperti kondom bisa berisiko menularkan penyakit. Dan juga ada two way protection terhadap pengidap HIV, yakni jika pengidap HIV udah minum ARV (anti-retroviral) dan jumlah virusnya menjadi tidak terdeteksi, 100 persen tidak akan menular bahkan jika ia tidak menggunakan kondom sekalipun, katanya kepada media wartawan melalui sambungan telepon, pada hari Kamis (11/10/2018).

Penularan HIV-AIDS juga sering dikaitkan dengan soal perilaku bergonta-ganti pasangan saat berhubungan seksual, bahkan disebut berisiko sangat tinggi. Terkait kasus swinger yang ditemukan di Surabaya, Kasubdit Renakta Polrestabes Surabaya, AKBP Festo Ari Permana mengatakan dari keterangan pelaku, pelaku mengaku selalu memakai kondom saat bertukar pasangan. Selalu pakai kondom, tapi pernah yang sama Ari (salah satu pelaku swinger) ndak pake karena diawali soft. Kalau soft dengan istri masing-masing. Setelah itu ganti hard atau tukar pasangan. Kondom itu yang nyiapin juga Eko, terangnya.

Untuk itu, Adit menyebut tak serta-merta HIV bisa selalu dikaitkan dengan perilaku seks menyimpang. Terlalu sering persoalan HIV dikaitkan dengan norma atau kesusilaan, misalnya swinger itu. Walau tidak tepat tidak serta-merta langsung bisa dikaitkan dengan HIV. Penting bagi masyarakat untuk melihat secara cerdas, tambahnya. Seperti diketahui, HIV-AIDS dapat menular melalui media lain seperti air susu ibu (ASI) dan juga darah, misal lewat penggunaan jarum suntik secara bergantian.

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah Ada seorang SPG di Samarinda, Kalimantan Timur yang harus berurusan dengan ap...