Sabtu, 08 Februari 2020

Ganja Dari Surabaya Akan Diedarkan Ke Jakarta

Ganja Dari Surabaya Akan Diedarkan Ke Jakarta

Ganja Dari Surabaya Akan Diedarkan Ke Jakarta

Pihak dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya telah membongkar rumah produksi ganja sintetis atau Gorilla di Surabaya, Jawa Timur. Pada jaringan ini mengedarkan ganja sintetis tersebut melalui aplikasi chat messenger dan dari tim Reserse Kriminal Khusus dan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Herry Heryawan menyebut kasus ini terungkap setelah polisi mengamankan seorang pengguna ganja sintetis di Jakarta dan pengguna tersebut mengaku mendapatkan ganja sintetis tersebut dari reseller di sebuah online shop.

Dari reseller harganya akan naik lagi ke akun 'GT' itu ada di akun FB (Facebook) dan IG (Instagram), yang mengajak pembelinya dengan market tertentu ke akun Line, jadi di akaun Line itu ada semacam form yang harus diisi dan dilakukan check and recheck pemilik akun tersebut, baru dijualkan, kata Kombes Herry Heryawan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada hari Sabtu. Dari situ, polisi kemudian mengembangkan kasus ini hingga mengungkap di lima lokasi di kawasan Jakarta dan satu lokasi di kawasan Surabaya, Jawa Timur dan jaringan tersebut memproduksi di dua tempat berbeda.

Mereka memasak di dua tempat berbeda, yang pertama di Kabupaten Nganjuk dan kedua di Kota Malang, tutur Kombes Herry Heryawan. Untuk sementara itu, pengemasan dilakukan di Surabaya, pengemasan dilakukan bermacam-macam dengan tarif yang berbeda pula. Ada yang packaging warna hitam harganya Rp 2 juta, isinya per plastik itu 100 gram dan kemudian yang berwarna cokelat itu isinya 50 gram harganya Rp 600 ribu, kemudian ada yang 25 gram harganya Rp 400 ribu, tuturnya. Pada tembakau sintetis atau Gorilla ini sudah beberapa kali diungkap oleh Direktorat Polda Metro Jaya dan ada yang berbentuk liquid dan padat.

Kalau yang bentuk liquid bisa dicampur ke vape dan barang-barang ini untuk induk mencampurnya dikirimkan langsung dari China, imbuh Kombes Herry Heryawan. Yang sebelumnya, pada hari Jumat, Subdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya telah membongkar pabrik ganja sintetis di Surabaya dan ada empat orang yang ditangkap dalam kasus ini.

Karena ada empat orang ini yang packing, kurir, dan penjual online, kata Kasubdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Fanani. Menurut AKBP Fanani, empat pelaku merupakan warga Sidoarjo, Jawa Timur. Yang menjadi pabrik ganja sintetis itu merupakan kamar nomor 1006 di lantai 10 sebuah apartemen dan didalam kamar apartemen itu terdapat dua kamar tidur dan satu kamar mandi serta dapur.

Jumat, 07 Februari 2020

Nasib Apes Turis Yang Ingin Honeymoon Di Kapal

Nasib Apes Turis Yang Ingin Honeymoon Di Kapal

Nasib Apes Turis Yang Ingin Honeymoon Di Kapal

Nasib sepasang turis yang apes betul, sepasang turis ini niatnya mau honeymoon romantis bersama pasangan, tapi dia malah positif terkena virus Corona di kapal pesiar, inilah kesaksian bernam David Abel (74), turis dari negara Inggris yang sedang pergi liburan bersama dengan istrinya, Sally, mereka itu naik kapal pesiar Diamond Princess yang pada saat ini tengah bersandar di Pelabuhan Yokohama, Jepang.

Yang malang bagi mereka berdua ini ada, di kapal pesiar ini dinaiki juga oleh traveler yang terinfeksi virus Corona yang akibatnya, sampai saat ini total sudah ada 61 orang penumpang kapal pesiar tersebut yang terinfeksi virus Corona. Ada sekitar 3.700 penumpang kapal pesiar pun yang dikarantina, termasuk David Abel dan istrinya. turis yang bernama David pun bercerita situasi yang ada di kapal tersebut.

Dihimpun dari traveler yang dari beberapa sumber, pada hari Jumat, turis yang bernama David mengaku kenal dengan salah seorang korban yang positif terjangkit virus Corona dan dia bahkan pernah makan satu meja dengannya saat di kapal pesiar. Saya pun tidak ingin menyebut nama, karena itu tidak tepat di saat seperti sekarang akan tetapi mereka juga sedang bulan madu dan dia harus masuk karantina, tapi istrinya harus tetap di kapal karena dia tidak menunjukkan gejala virus Corona, kata David.

Sampai sekarang, sang pria yang positif virus Corona itu pun masih terpisah dengan istrinya yang niat mereka mau liburan, malah berubah menjadi mimpi buruk yang tidak akan terlupakan gara-gara virus Corona, saya tidak tahu harus bereaksi seperti apa, sungguh, sungguh sangat disayangkan, lanjutnya.

Dari 41 orang tambahan yang positif terjangkit virus Corona di kapal pesiar tersebut, 21 orang adalah warga negara Jepang, 8 orang Amerika Serikat, 5 orang Australia, 5 orang Kanada, 1 orang Inggris, serta 1 orang dari Argentina.

Rabu, 05 Februari 2020

Sasaran Vandalisme Terjadi Di Halte Transjakarta Dukuh Atas

Sasaran Vandalisme Terjadi Di Halte Transjakarta Dukuh Atas

Sasaran Vandalisme Terjadi Di Halte Transjakarta Dukuh Atas

Terjadi di halte non-BRT TransJakarta Dukuh Atas/Wisma 46 jadi sasaran vandalisme pada papan-papan informasi yang ada di halte ini yang terjadi dicoret-coret dengan cat pada halte TransJakarta Dukuh Atas berada di depan Menara Taspen, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada hari Rabu. Pada coretan itu masih terlihat di halter tersebut hingga pukul 18.45 WIB dan ini adalah pada waktu pulang kerja bagi para pekerja dari kantor-kantor di sekitar halte dan banyak orang menunggu kedatangan bus pada TransJakarta di halte ini dan di belakang mereka, yang ada di papan-papan terlihat penuh coretan cat hitam dan biru.

Inilah keterangan tentang fasilitas umum, tentang jalur-jalur bus, soal lewat mana bus-bus ini, tapi sekarang malah tidak terbaca, keluh karyawati swasta bernama Gevi (25) di halte ini. Karyawan swasta Gevi, yang setiap hari menggunakan akses halte ini, memastikan coretan ini baru ada karena dia baru melihatnya. Namun dia tidak tahu persis kapan papan-papan informasi ini dicoret.

Ada juga yang bernama Pedi (45), karyawan yang menunggu bus di sini, merasa kasihan dengan pengguna TransJakarta lain yang membutuhkan informasi jalur bus, karena tidak semua pengguna bus hafal rute Transjakarta. Dia berpendapat, ini adalah ekspresi berkesenian yang salah tempat.

Pada halte tersebut kasihan tuh ada informasi yang bisa dicari dan digali ya, kalau kayak gitu kan udah tulisannya kecil-kecil kena gituan lagi, kata karyawan swasta yang bernama Pedi menunjuk papan Peta Jaringan Transportasi Umum Massal Utama Jabodetabek. Hingga pada saat ini, belum ada petugas yang datang membersihkan coretan ini dan cat yang menempel di papan ini cukup kuat, pada saat digosok menggunakan jari, cat ini tidak bisa hilang dari papan.

Selasa, 04 Februari 2020

Supir Truk Yang Tabrak Penjual Koran Di Semarang

Supir Truk Yang Tabrak Penjual Koran Di Semarang

Supir Truk Yang Tabrak Penjual Koran Di Semarang

Menajadi tersangka sopir truk yang penabrak penjual koran keliling di bawah flyover Kalibanteng, Kota Semarang akhirnya menyerahkan diri dan supir truk yang menjadi tersangka ini bernama Eko Pramudyo (57) itu juga mendatangi rumah korban untuk minta maaf ke pihak keluarga Purnama (43). Untuk itu akan kita lanjutkan proses pemeriksaannya, kata Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi pada saat dihubungi wartawan, pada hari Selasa.

Untuk kedatangan Eko Pramulyo ke rumah almarhum Purnama di Plongkowati RT 05 RW 13, Krobokan, Semarang untuk meminta maaf dan serta memberikan santunan kepada korban yang bernama Purnama. Tersangka Eko datang ke rumah korban dengan didampingi Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang AKP Sugito. Pada saat kedatangan tersangak Eko ke rumah korban untuk meminta maaf secara langsung kepada keluarga korban dan tersangka Eko juga ingin memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan, jelas AKP Sugito.

Pada saat berputar balik tersangka Eko tidak melihat korban yang berjualan koran dan sedang menyeberang dan korban tewas di tempat karena tidak memperhatikan jika ada korban di samping truk lalu tersangka Eko kabur meninggalkan truknya yang tidak jauh dari lokasi, namun dia meninggalkan kartu identitasnya di dalam truk dan pada peristiwa tabrakan terjadi di bawah flyover Kalibanteng Semarang pada hari Sabtu lalu. pada saat itu Eko mengendarai truk tronton bernopol E 9031 E dari arah barat berbelok akan berbalik arah di U-turn di bawah flyover.

Senin, 03 Februari 2020

Banjir Tangerang Belum Surut Warga Mengungsi Ke Daerah Yang Aman

Banjir Tangerang Belum Surut Warga Mengungsi Ke Daerah Yang Aman

Banjir Tangerang Belum Surut Warga Mengungsi Ke Daerah Yang Aman

Pada saat ini banjir masih merendam rumah warga yang ada di Periuk, Kota Tangerang, ada sekitar 1.200 orang di Perumahan Peruik Damai yang masih mengungsi karena kebanjiran. Di Kelurahan Periuk, perumahan Periuk Damai RW 8, RT 1 sampai 5. Jumlah jiwa 1.200 dengan 290 kepala keluarga, kata Kasi Sarpras BPBD Kota Tangerang, Rana Rachdiana, pada saat dihubungi, pada hari Senin.

Untuk di wilayah itu, kata Rana, ketinggian air masih di atas 1 meter dan tinggi permukaan air hampir mencapai atap rumah warga. Pada ketinggian air kurang-lebih 2 meter, atap rumah hampir terendam, ujarnya.

Untuk saat ini warga di perumahan itu diungsikan ke tempat yang lebih tinggi dan BPBD juga sedang menyiapkan tenda pengungsian tak jauh dari lokasi banjir. BPBD sedang bikin tenda pengungsi di depan masjid, ucapnya. Dan seperti diketahui, untuk wilayah banjir yang merendam sejumlah titik di Tangerang sejak hari Sabtu lalu. Selain di Periuk, banjir terjadi di Banda, Neglasari, dan Karawaci.

Untuk Pemkot Tangerang sudah mengerahkan petugas untuk menangani dampak banjir dan mendirikan enam posko kesehatan dan dari Dinas PUPR Kota Tangerang mengerahkan puluhan pompa dengan daya sedot 700 liter per detik untuk membantu percepatan penanganan banjir dan ada lebih dari 30 pompa yang digunakan untuk menangani banjir di 23 lokasi yang tersebar di empat kecamatan.

Minggu, 02 Februari 2020

Polisi Jakarta Pusat Berhasil Meringkus Jambret Di Menteng

Polisi Jakarta Pusat Berhasil Meringkus Jambret Di Menteng

Polisi Jakarta Pusat Berhasil Meringkus Jambret Di Menteng

Terdapat empat orang komplotan pelaku penjambretan di Jakarta Pusat (Jakpus) yang ditangkap polisi, kepada polisi, komplotan ini mengaku sudah beraksi belasan kali di wilayah tersebut dan pelaku sudah belasan kali beraksi, salah satunya ada WNA jadi korban yang sempat viral di medsos atau media sosial, kata Kapolres Jakpus Kombes Heru Novianto, pada hari Sabtu. Pelaku penjambretan dengan korban WNA itu terjadi di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Pada aksi penjambretan yang terjadi di siang hari ini viral di medsos.

Untuk korban diketahui bernama Haseena Narains Bharata, untuk korban WNA itu sempat mem-posting penjambretan yang dialaminya ini di akun Instagram-nya. Untuk korban menduga merupakan pelaku jambret berpengalaman. Pada aksi penjambretan yang dilakukan komplotan ini juga kembali terekam kamera dan videonya juga viral di medsos dan penjambretan kedua yang videonya juga viral itu terjadi di pertigaan Jalan Lombok dan Jalan Yusuf Adiwinata, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Senin malam.

Pada saat itu korban yang bernama Pratiwa Dyatmika sedang berada di pertigaan jalan untuk menunggu orderan ojek online yang di pesannya. Karena sedang memperhatikan lokasi drivernya jadi ponsel dan powerbank korban yang ada ditangan dirampas kedua pelaku bernama Daniel Supit dan Ario Hariadi yang berboncengan sepeda motor, dan korban sempat mengejar dan meneriaki pelaku, namun dua jambret ini bisa kabur. Pada kasus ini terungkap saat kedua pelaku hendak menggunakan hasil uang haramnya, setelah berhasil menjual ponsel korban, dan pelaku masih menggunakan kartu SIM card handphone milik korban.

Untuk pelaku memasang SIM ponsel korban di ponselnya dan melakukan pembelian laptop via situs online pada hari Selasa, pada uang elektronik pada akun situs jual beli milik korban dikuras senilai Rp 4.651.414 dan pada pemberitahuan transaksi pembelian laptop itu lalu masuk ke email korban dan setelah dicek, terdapat alamat pengiriman yang merupakan tempat tinggal pelaku dan korban pun segera melapor ke Polsek Menteng dan polisi bergerak menuju tempat tinggal pelaku.

Pada saat sampai di alamat pengiriman, Tim Buser Reskrim di bawah pimpinan Kanit Reskrim langsung menuju ke kamar kos, dan benar saja pelaku Ario dan Daniel sedang membuka laptop barunya bersama-sama, lalu kedua pelaku dibawa ke Polsek Metro Menteng, tutur Kombes Heru. Untuk saat ini pihak dari kepolisian telah mengembangkan kasus dan menangkap dua penadah barang hasil curian yang ternyata pasangan suami istri bernama Roni Setiawan dan Puji. Keempatnya kini ditahan di Polsek Menteng. Polisi masih memburu tiga orang yang merupakan komplotan ini dengan identitas Buluk, Omes, dan Iwan. Sebagai barang bukti yang diamankan yakni 1 unit ponsel, 1 unit laptop, dan uang tunai sebesar Rp 2.400.000 dan untuk pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sabtu, 01 Februari 2020

Kali Pesanggrahan Menelan Korban Jiwa

Kali Pesanggrahan Menelan Korban Jiwa 

Kali Pesanggrahan Menelan Korban Jiwa

Untuk saat ini pencarian bocah yang tenggelam, bernama Muhammad Irsyad (11), di Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel) dihentikan dan pencarian dihentikan karena minim penerangan dan Kepala Regu Penyelamatan Sudin Damkar Jakarta Selatan Windyasti Sulistyo mengatakan pencarian yang dilakukan damkar hari ini sejak sekitar pukul 18.30 WIB sampai pukul 19.30 WIB, pencarian hanya menggunakan senter.

Betul besok akan ada pencarian lanjutkan besok, pada hari Minggu. Untuk saat ini situasi di TKP juga penglihatan sudah minim dengan cahaya, jadi agak berkuranglah. Kami pun akan upayakan pencarian dengan maksimal besok, kata Sulistyo di Kali Pesanggrahan, RT 3/2 Kampung Baru 2, Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, pada hari Sabtu.

Kepala Regu Sudin Damkar Jaksel Sulistyo menambahkan untuk pencarian esok hari akan dilakukan dari sekitar pukul 08.00 WIB. Penelusuran, sambungnya, dilakukan dari sekitar titik terakhir korban ditemukan sampai sekitar Jembatan Padang.

Dari titik awal dulu kami cari anak tersebut, lanjutnya Kepala Regu Sudin Damkar Jaksel. Untuk pencarian hari ini, Sulistyo menerangkan damkar menurunkan 13 personel dan ada dua buah perahu karet yang akan dikerahkan. Dia belum mengetahui jumlah personel dan perahu karet yang akan diturunkan besok. Sulistyo mengatakan pencarian besok akan dikoordinasikan dulu ke regu piket.

Untuk yang turun langsung hari ini dengan perahu karet baru damkar, dan pada besok ada penambahan dari instansi lain, seperti Basarnas mungkin, pungkas dia. Diketahui, ada seorang bocah tenggelam di Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel). Pada bocah ini diduga tenggelam ketika hendak mandi.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Sukadi menjelaskan insiden ini terjadi ketika korban, Muhammad Irsyad (11), bersama tiga temannya berada di Kali Pesanggrahan, tepatnya di sekitar Kampung Baru 2, Kelurahan Ulujati, Pesanggrahan, Jaksel, pada pukul 15.40 WIB. Karena mau mandilah ya, yang satu nyebur, Irsan itu, Setelah nyebur, habis nyebur, karena mungkin dia nggak bisa renang atau apa, dia korban seperti minta tolong gitu, kata Sukadi ketika dihubungi, pada hari Sabtu.

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah Ada seorang SPG di Samarinda, Kalimantan Timur yang harus berurusan dengan ap...