Sabtu, 27 Oktober 2018

Viral di Media Sosial Bule Pengais Sampah Di Bali

Viral di Media Sosial Bule Pengais Sampah Di Bali

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/viral-di-media-sosial-bule-pengais.html


AGEN POKER Video diambil dari jalan di Denpasar, Bali. Video seorang bule pria yang tidak diketahui identitasnya terlihat mengais dan makan sampah jadi viral dimedia sosial. Bule tersebut terlihat sibuk mengais dari satu tong sampah ke tong sampah lainnya. Dalam video tersebut, bule pria itu terlihat bertumbuh tinggi dan kurus. Dia memakai topi berwarna putih dan berkaus tapa lengan berwarna abu-abu, dengan celana pendek.

Bule itu juga terlihat membawa ransel dan koper. Saat ditelusuri, lokasi di video viral itu tepatnya ada didepan Polok Artshop dikawasan Pantai Sanur, Bali. Dia ambil makanan, kan jelas di video itu dia ngais sampah terus langsung dimakan, karena itu tong sampah warung, kebetulan jualan nasi bungkus. Jadi banyak sampah-sampah nasi bungkus, kata pengunggah video, Dwikayanthi Pudja, ketika dimintai konfirmasi, pada hari Selasa (23/10/2018).

Ayu, sapaan karibnya, mengatakan, ketika ditanya, bule itu mengaku bernama Toto. Dia memang sengaja makan dari sampah ketika berwisata keliling dunia untuk menghemat biaya pengeluaran. Dia ngakunya bernama Toto, jadi dia itu travel with no money, dan pilihannya untuk wisata dengan cara itu. Dia punya uang untuk tiket pesawat, bilangnya hari kamis dia mau ke Hong Kong, terangnya.

Ayu, mengatakan Toto memang memilih makan dengan mengais dari tempat sampah. Sudah banyak warga yang memberinya makanan tapi kerap ditolaknya. Ayu, yang memiliki artshop dikawasan Sanur, mengaku tidak heran atas tingah bule-bule yang berwisata. Namun dia mengaku baru kali ini dia melihat bule yang makan dari mengais sampah.

Videonya sangat Viral dimedia sosial tentang bule asal Bulgaria, jika seorang wisatawan identik dengan belanja-belanja, maka hal ini berbeda dengan Toto. Ya, Toto seorang wisatawan bule asal Bulgaria di Pantai Sanur Bali, memang beda dengan turis-turis umumnya karena dia memilih mengais sampah demi memenuhi kebutuhan perutnya.

Saat ditemui sejumlah wartawan, pada hari selasa (23/10/2018), di Polok Artshop Sanur, Bali, sekitar pukul 15.00 Wita, Toto terlihat sedang mengais sampah makanan yang layak dia makan. Memakai kaus tanpa lengan dan celana pendek dengan topi putih, dia kembali mengais sampah di tong biru disisi utara artshop.

Sambil mengais sampah, Toto lalu bercerita bahwa dirinya merupakan turis backpacker. Toto bercerita dia telah berkeliling sejumlah negara di Eropa dan Asia. Sejak remaja, Toto bercita-cita bisa berkeliling dunia. Toto juga berencana membukukan kisah perjalanannya.

Saya pernah ke Hungaria, Slovakia, Italia, Prancis, Spanyol, Turki, Yunani, Singapura dan baru ke Bali, Ujar pria berusia 42 tahun itu. Lantas mengapa Toto harus mengais sampah demi makanan? Saya senang travelling, jadi untuk membeli tiket, kamu harus menghemat di uang dan tempat tinggal, jawab Toto.

Sambil wawancara, Toto tetap mengais makanan dari sampah. Dia lalu menunjukan nasi putih utuh hingga sandwich yang di temukan dari tempat sampah. Toto juga memang cekatan memilih sampah yang akan menjadi makanannya. Dengan telaten, dia membuka tiap bungkusan kertas atau styrofoam yang dia temukan di tempat sampah. Kadang dia membaui makanan yang ditemukan.

Namun ada hal yang menarik yang disukai Toto selama di Bali. Dia berkata, di negar lain warga lokal akan menganggap perbuatan Toto mengais sampah sebagai hal menjijikkan dan tak akan mau bergaul dengan Toto. Kalau dinegara lain melihat saya mengais sampah melihat dengan pandangan jijik, menyuruh pergi, tapi orang-orang disini baik, ramah dan sering memberikan saya makan, tuturnya.

Kisah Toto pun viral di media sosial. Dwikayanthi Pudja, warga Bali yang mengunggah aktivitas Toto ke medsos mengaku salut dengan bule Bulgaria tersebut. Wanita yang disapa Ayu itu, mengatakan, Toto memang memilih makan dengan mengais sampah. Sudah banyak warga yang memberinya makanan tapi kerap ditolak.

Banyak netizen bilang bulenya mungkin kecopetan, kerampokan, kenapa nggak dibantu? Masalahnya kan dia nggak kecopetan, itu pilihan hidupnya dia. Kalau masalah kasihan, pasti kasihan. Sudah dikasih nasi kok dan kata orang-orang pantai juga setiap neglihat dia, sudah dikasih makan gitu, jelas Ayu.

Jumat, 26 Oktober 2018

Mobil SUV Pajero Tertabrak Kereta Api Di Surabaya, 3 Orang Tewas Ditempat

Mobil SUV Pajero Tertabrak Kereta Api Di Surabaya, 3 Orang Tewas Ditempat

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/mobil-suv-pajero-tertabrak-kereta-api.html


Sebuah mobil Mitsubishi Pajero tertabrak kereta api diperlintasan rel Pagesangan, Jambangan, Surabaya, Jawa Timur. Tiga penumpang didalam mobil tewas karena kena serpian kaca dan benturan keras.

Mobil bernopol W 1165 YV itu ditumpangi keluarga Gatot Sugeng Priyadi (54), Warga Wisma Trosobo, Taman, Sidoarjo. Turut dalam mobil adalah istri Gatot, Indah Widyastuti (45) dan anak laki-lakinya, Gilang Reswara Ilham Wicaksana yang masih berusia 11 tahun yang duduk di baris ke 2 mobil pajero tersebut.

Seorang saksi mata Danang Wijoyo (16) yang kebetulan juga akan melintas menuturkan, mobil memang tepat di tengah perlintasan. Kemudian disambar kereta. Mobil sempat menghantam tiang listrik dan kemudian terpental sekitar 20 meter. Saya persis di depan mobil itu. Karena saya mau ke arah Jambangan (barat). Saya lihat mobil memang tidak bergerak. Mesinnya seperti mati di tengah rel, tutur Danang kepada media wartawan, pada hari Minggu (21/10/2018).

Sesaat setelah kejadian seluruh korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Jatim, kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Pandia, pada hari Minggu (21/10/2018). Satu unit mobil derek PMK Surabaya telah didatangkan untuk mengangkat mobil di sisi perlintasan. Mobil terlihat hancur diterjang kereta Sri Tanjung yang berangkat dari Stasiun Wonokromo. Bagian kiri dan depan mobil ringsek.

Dari pantauan wartawan di lapangan, perlintasan kereta memang tidak ada penjaga resmi dari PT KAI. Sebenarnya ada palang pintu, tapi dijaga secara swadaya oleh warga setempat. Dua penjaga perlintasan saat kejadian langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Dua penjaga sudah kita bawa ke polsek untuk kita mintai keterangan lebih lanjut, kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia.

Dana Kompensasi Dari Jakarta Di Bagikan Ke Warga Bantargebang

Dana Kompensasi Dari Jakarta Di Bagikan Ke Warga Bantargebang

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/dana-kompensasi-dari-jakarta-di-bagikan.html


AGEN POKER Pemprov DKI Jakarta memberi dana kompensasi bau ke warga di sekitar TPST Bantargebang, Bekasi. Berapa yang didapatkan warga?

Seorang warga yang ditemui sejumlah Wartawan yang bernama Samin (42) mengaku mendapat dana kompensasi sebesar Rp 600.000 tiap tiga bulan. Dia berharap ada kenaikan jumlah uang yang diterimanya sembari menyebut proses penerimaan uang via transfer ATM berjalan lancar.

Dana yang dibagikan walikota Bekasi untuk warga bantargebang Lancar-lancar aja, ujar Samin, di RT 01/RW 04, kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari Minggu (21/10/2018). Lebih bagus sih naik (nominal) lagi, misal (sekarang) Rp 600 (ribu), yaa jadi Rp 800 (ribu)-lah ya, ujar Samin.

Warga lain yang mengaku bernama Gani (35), juga berpendapat serupa. Gani berharap pemerintah menaikkan jumlah dana kompensasi per kepala keluarga. Baginya, uang yang diterima tidak sebanding dengan dampak yang dirasakannya. Ya nggak cukup dana kompensasi Rp 600 ribu/3 bulan. Kadang-kadang sih batuk, nyengat baunya. Ya sesak nafas sih, ujar Gani.

Tambahlah dananya, gedean, imbuh Gani. Lain halnya dengan Santa Saefullah (51), warga Kelurahan Setu, yang mengatakan ia sangat terganggu dengan truk-truk sampah yang berlalu-lalang melewati kampung tersebut. Ia mengaku sering melihat sampah dan air lindi dari truk sampah TPST Bantargebang berceceran di jalan hingga air itu mengering di jalan dan bau. Udah pasti ya kececeran. Airnya lindi juga bau banget, ujar Santa.

Santa yang bekerja sebagai penjual mainan tersebut merasa tidak tahan dengan bau sampah dari TPST Bantargebang. Sampai sesak nafas, ujar Santa. Merujuk pada tahun-tahun sebelumnya, ada dua jenis dana yang diberikan Pemprov DKI Jakarta ke Bekasi setiap tahunnya. Pertama adalah dana kompensasi bau. Sedangkan jenis dana kedua adalah dana hibah kemitraan.

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto mengakui pihaknya telah menerima bantuan keuangan sebesar Rp 194,8 miliar dari Pemprov DKI pada Mei 2018 untuk penanganan di lokasi TPST Bantargebang. Namun menurutnya itu belum cukup.

Kalau dilihat di 2019, jumlahnya sama karena proses anggaran bisa terlihat dari KUA-PPAS. Kami bukan mau ribut di tahun 2018, kami sudah terima tahun 2018, mau dikasih berapa pun. Tapi yang kami lihat usulan 2019 dari eksekutif (Pemprov DKI) ke legislatif (DPRD DKI) minim, ujar Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat dihubungi oleh wartawan, pada hari Minggu (21/10).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperingatkan Pemkot Bekasi agar tak mencampuradukkan perihal dana kompensasi bau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dengan dana kemitraan. Anies menegaskan dua hal itu sangat berbeda. Kami di DKI melihat ada kompensasi, ada perjanjiannya, terus ada kemitraan. Saya harap Bekasi jangan dicampurkan ini. Ada urusan kompensasi itu memang ada perjanjiannya. Ada soal kemitraan, itu adalah sesuatu yang tidak ada perjanjiannya, kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, pada hari Minggu (21/10/2018).

Sekarang ini kesannya seperti menjadi satu. Padahal nggak ada urusannya. Makanya saya katakan, ini bukan urusan persampahan sebetulnya, tegas Anies. Anies menyebut ada kejanggalan terkait permohonan dana kemitraan Rp 2 triliun yang kemudian menjadi ramai. Anies menegaskan tak ada perjanjian antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkot Bekasi terkait dana kemitraan.

Dan bagi warga DKI, saya harus mempertanggung jawabkan kepada DKI bahwa uangnya DKI dipakai untuk provinsi lain, kemitraan loh. Kalau yang satu, kompensasi, memang ada perjanjian. Makanya kalau misalnya cek, kan harusnya ada DAU (dana alokasi umum) dari provinsi, ada DAK (dana alokasi khusus), itu dana-dana itu kalau kami tidak bisa menyalurkan DAU, DAK ke Bekasi, wong bukan bagian dari DKI, ucap Anies.

Anies mengaku tak ingin terlibat dalam polemik yang menurutnya digiring itu. Anies hanya ingin menempatkan persoalan dana sampah sebagai proses hukum yang harus sama-sama ditaati. Mau bilang apa aja saya nggak komentar, nggak apa-apa. Buat sabar-sabar juga kok, tutur Anies.

Mantan Mendikbud itu menyebut sudah ada rencana pertemuan dirinya dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau Pepen. Soal polemik ini, Anies mengaku akan mengajak DPRD DKI Jakarta duduk bersama.

Itu harus dipertanggung jawabkan kepada Dewan, uangnya nggak sedikit itu. Betul tidak? Kita mau bangun pipa air minim Rp 1,2 triliun untuk warga DKI saja kemarin nggak disetujui coba sama Dewan, itu pipa air minum. Jadi bukan sesuatu yang sederhana, ucap Anies. Jadi mari kita tempatkan ini sesuai proporsinya, ada urusan kewajiban terkait persampahan ada soal kemitraan. Nah yang mereka ajukan ini kemitraan dan ajukan pun baru angka besarnya, detailnya baru diterima 18 Oktober. Jadi kita akan komunikasi terus dan saya menganjurkan untuk lebih baik komunikasi langsung daripada berpolemik. Rencananya menyelesaikan masalah atau meramaikan masalah, pungkas Anies.

Kamis, 25 Oktober 2018

7 Jenis Ikan Laut Yang Disukai Warga Di Indonesia

7 Jenis Ikan Laut Yang Disukai Warga Di Indonesia

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/7-jenis-ikan-laut-yang-disukai-warga-di.html


Bagi pencinta seafood pasti tak bisa menolak olahan lezat ikan laut segar. Ada tongkol, kembung hingga baronang!

Sebagai negara maritim dengan lebih dari 18.000 pulau, Indonesia menghasilkan banyak ikan laut segar. Bukan hanya dikonsumsi sendiri, ikan laut ini juga jadi komoditas ekspor menguntungkan. Dari sekian banyak jenis ikan di lautan Indonesia, 7 jenis berikut jadi yang terpopuler dimakan dan dikirim keluar negeri.

1. Tuna

Ikan tuna banyak ditemui di sisi selatan laut Pulau Jawa hingga ke kawasan timur Indonesia. Wilayah tangkapnya ada di Laut Flores, Laut Banda, Perauran Aru hingga Laut Maluku. Tahun 2017, Arif Satria selaku rektor terpilih IPB mengatakan hasil tangkapan tuna sampai bulan September mencapai 4,5 juta ton. Jumlah ini masih jauh dari potensinya yang dinilai hingga 12,5 juta ton.

Ikan tuna dikenal dengan bobotnya yang besar dan harga jualnya yang tinggi. Saat dikonsumsi mentah, daging ikan tuna terasa lembut sehingga banyak orang Jepang memfavoritkan tuna sashimi. Selain itu, tuna juga dikemas dalam kaleng sebagai sajian enak, praktis dan bernutrisi.

2. Tongkol

Ikan tongkol juga jadi favorit, dengan wilayah penangkapannya di perairan dangkal di seluruh perairan Indo-Pasifik Barat. Bersama tuna dan cakalang, ikan tongkol menjadi ikan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Jumlahnya mencapai 16.45% ungkap Dirjen PDSPKP, Nilanto Perbowo di tahun 2016.

Secara fisik, ikan tongkol mirip cakalang dan tuna, hanya saja kulitnya berwarna putih mengilap. Ikan tongkol enak diasap, digulai, dioseng, atau hanya digoreng biasa.

3. Cakalang

Masih dari kelompok 3 teratas ikan favorit masyarakat Indonesia, ada ikan cakalang yang banyak ditemukan di perairan Sulawesi. Warna kulit ikan cakalang mirip tongkol tetapi lebih terang. Saat ditangkap, berat ikan ini bisa mencapai 18 kg.

Ikan cakalang punya daging tebal dengan rasa gurih. Paling sering diolah dengan cara diasap lalu disuwir-suwir. Olahan populernya adalah cakalang fufu dari Manado. Daging ikan cakalang dibaluri bumbu pedas yang nikmat.

4. Kakap

Di dasar-dasar atau terumbu karang perairan Indonesia, ikan kakap mudah ditemui. Ada beberapa jenis ikan kakap seperti kakap kuning, hitam dan merah. Yang paling banyak ditemui di Indonesia adalah kakap merah.

Riau termasuk provinsi yang unggul dengan produksi kakapnya. Ikan kakap yang berdaging gurih dan lembut banyak diolah jadi asam pedas di sana. Sementara di Padang, ikan kakap terutama kepalanya banyak diolah jadi gulai.

5. Baronang

Menyebut baronang mungkin langsung terbayang ikan bakar yang dagingnya lembut dan manis alami. Ikan baronang termasuk ikan laut yang banyak diburu. Ada banyak jenisnya seperti baronang angin, tompel, susu, batik hingga lada.

Ciri ikan ini adalah punya tubuh pipih dengan panjang 20-45 cm. Kulitnya juga kerap bermotif totol atau garis-garis. Baronang banyak ditemukan di perairan dangkal laguna di wilayah Indo-Pasifik dan timur Laut Tengah.

6. Tenggiri

Harganya yang murah dan rasa dagingnya yang enak membuat ikan tenggiri juga disukai di Indonesia. Ikan tenggiri punya tubuh memanjang dengan moncong yang meruncing. Ikan tenggiri merupakan kerabat dekat tuna, tongkol, dan makerel.

Di Indonesia, ikan tenggiri banyak diolah jadi pempek, kerupuk atau siomay. Ada baiknya memilih ikan tenggiri betina di pasaran yang kulitnya lebih licin, terang dan rasa dagingnya lebih gurih.

7. Kembung

Yang juga murah, enak dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah ikan kembung. Di pasaran ada ikan kembung banjar, como, dan lemak yang jadi buruan. Ikan kembung banjar lebih kecil dan ramping, sementar como dan lemak lebih besar.

Ikan kembung ditandai dari garis kuning atau biru sedikit kehijauan di bagian atasnya. Ikan ini enak digoreng kering, dipadukan kuah segar atau dibaluri sambal.

Orang Tua Murid Menedang Ibu Guru Di Kupang

Orang Tua Murid Menedang Ibu Guru Di Kupang

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/orang-tua-murid-menedang-ibu-guru-di.html


AGEN POKER Seorang guru perempuan M (57) di SMAN 4 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban penganiayaan orang tua murid MCT (16) karena tidak suka anaknya di tegur jadilah penganiayaan tersebut. Penganiayaan itu berawal saat M menegur murid perempuan inisial MCT (16).

Jadi kronologinya awalnya seorang murid inisial MCT ini bersenggolan dengan seorang guru di sekolahannya tersebut, kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast saat dihubungi oleh wartawan, pada hari Sabtu (20/10/2018).

Jules mengatakan peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (17/10) sekitar pukul 10.30 WITA. Saat bersenggolah dengan guru M, MCT tidak menghiraukannya panggilan gurunya.

Kemudian guru tersebut lalu mengikuti murid itu sampai ke perpustakaan dan bertanya ke murid tadi kamu senggol ibu tidak sadar kamu, kamu tidak punya etika apa, ditegurlah kenapa tidak minta maaf, terus gurunya ini lalu tempelkan telapak tangannya ke pipi seperti akan menempelengnya cuma pelan, lalu di tinggal pergi, ujarnya.

Setelah itu, MCT lalu menelepon orang tuanya dan menyampaikan bahwa dia di pukul dan ditempeleng. Ayah murid itu, MT (56) pun menemui guru di sekolah dan bertanya sama guru tersebut.

Didapatilah ibu ini sedang di ruang kelas, sedang mengajar, lalu orang tua murid ini langsung memaki korban dan berusaha memukul korban, kemudian menendang ibu guru ini pada bagian perut, ujarnya.

Pada murid dan guru yang lain pun melerai dan mengamankan pelaku supaya tidak terjadi amukan dari para siswa dan guru yang lain. Setelah itu orang tua murid ini di amankan oleh para guru dan murid yang lain. Kemudian dibawalah ke Polsek Kelapa Lima hari itu juga di serahkan, ucapnya.

Namun, ibu guru tersebut tidak mau membuat laporan ke polisi. Dia juga tidak mau divisum dengan alasan kekerasan itu tidak menimbulkan luka. Tapi setelah itu justru orang tua murid ini justru melaporkan bahwa anaknya dianiaya olah guru. Orang tua juga melaporkan bahwa dia dikeroyok, ujarnya.

Selain itu, dari pihak guru juga membuat laporan penganiayaan oleh orang tua murid itu. Orang tua murid aniaya guru ada (laporannya), dari pihak guru-guru, guru-guru ini kan tidak terima atas laporan orang tua murid tersebut, tuturnya. Laporan polisinya di Polres Kupang Kota, sambungnya. Kasus ini masih ditangani dan di selidiki polisi.

Rabu, 24 Oktober 2018

Indahnya Alam Papua Diantara Pulau-pulau Kecil Raja Ampat

Indahnya Alam Papua Diantara Pulau-pulau Kecil Raja Ampat

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/indahnya-alam-papua-diantara-pulau.html


Indahnya Alam Raja Ampat memang selalu menarik untuk ditilik. Kali ini ada cara baru untuk menikmatinya yaitu dengan konsep sail trip atau live on board menggunakan kapal Sangiang di Festival Bahari Raja Ampat 2018.

Kesan melihat Festival Bahari Raja Ampat sudah semakin terasa karena seluruh trip melakukan kapal. Destinasi-destinasi top di Raja Ampat bisa dinikmati, begitu juga dengan budaya dan kekayaan alamnya, ungkap Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Ricky Fauzi, pada hari Jumat (19/10/2018).

Ricky mengatakan saat festival berlangsung, dikapal Sangiang akan berangkat dari Pelabuhan Sorong Besar yang hanya berjarak 10 menit dari Bandara Dominique Edward Osok, Sorong. Kapal itu kemudian akan membawa seluruh wisatawan menuju Waisai dengan jarak tempuh sekitar 3 jam.

Menurutnya, paket wisata live on board ini menawarkan harga yang relatif murah. Namun mampu memberikan suguhan keindahan Raja Ampat yang sempurna. Penawaran ini sangat langka. Paket yang dijual sangat murah yaitu 5 hari 4 malam. Setiap orang sudah bisa mengikuti sail trip Raja Ampat, ungkapnya.

Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani menambahkan, sail trip kali ini menyambangi banyak destinasi terbaik Raja Ampat. Dengan segala pesona itu, Raja Ampat sangat layak menjadi destinasi kelas dunia.

Meski baru pertama kali diadakan, sail trip Festival Bahari Raja Ampat akan menyambangi destinasi-destinasi terbaik. Ada Waisai, Piaynemo, Misool dan beberapa destinasi lainnya. Selain itu, ada juga Ritual Buka Sasi Laut dan Exploring Kofiau. Jangan pernah melewatkan kesempatan ke Raja Ampat karena ini salah satu destinasi terbaik Indonesia yang reputasinya sudah mendunia, katanya.

Mendengar hal itu, Menpar Arief Yahya memberikan komentarnya. Dia sangat menyambut baik terobosan konsep Festival Bahari Raja Ampat kali ini.

Terobosan ini sangat bagus karena kesan baharinya akan semakin kuat. Intinya, berikan sebuah penawaran buat wisatawan, penawaran yang sulit mereka tolak dan Raja Ampat memiliki itu. Tinggal bagaimana mengemas paket-paket wisatanya untuk menarik wisatawan, imbuh Arief.

Dijelaskan Bagian Operasional PT Pelni Sodikin, konsep live on board menggunakan kapal (bukan kapal wisata) milik PT Pelni ini memang digelar untuk menguatkan kesan Festival Bahari Raja Ampat. Sangiang adalah kapal yang bisa digunakan untuk berwisata. Kalau disebut kapal wisata, nanti jauh dari ekspektasi, katanya.

Lebih jelas, Sodikin mengatakan bahwa Sangiang merupakan kapal penumpang yang memiliki rute tetap yakni, Raja Ampat - Manado. Namun, kapal ini bisa singgah di sejumlah daerah, seperti Ternate dan lainnya. Inilah alasan mengapa kapal ini bisa dipakai berwisata seperti sail trip Raja Ampat kali ini

Mobilnya Terjun Ke Jurang, Fakta Kematian Rini Puspitawati Setelah Koma

Mobilnya Terjun Ke Jurang, Fakta Kematian Rini Puspitawati Setelah Koma

https://newskorandays.blogspot.com/2018/10/mobilnya-terjun-ke-jurang-fakta.html


AGEN POKER Pengemudi mobil Honda CR-V yang terjun ke jurang di Sarangan, Jawa Timur, Rini Puspitawati, meninggal dunia. Dia sempat dirawat selama 7 hari karena mengalami koma dan di rawat di RSUD dr. Soedono Madiun. Iya, korban atas nama Rini meninggal sekitar pukul 10.00 WIB tadi, ujar Kabid Pelayanan RSUD dr Soedono Madiun dr Saiful saat dihubungi media wartawan, pada hari Sabtu (20/10/2018).

Sebelumnya mobil berpelat T 1201 EJ yang dikendarai Rini jatuh ke jurang pada hari Sabtu (13/10) lalu. Dia bersama dengan Ragil Supriyanto (34) yang tewas di lokasi.

Berikut fakta kematian Rini Puspitawati:

Koma Selama Sepekan

Kecelakaan terjadi pada hari Sabtu (13/10) pukul 15.30 WIB. Rini yang masih kritis langsung dibawa ke rumah sakit RSUD Sayidiman, Magetan. RSUD Sayidiman melihat keadaannya tidak memungkinkan atau tidak ada peralatannya kami rujuk ke RSUD dr. Soedono Madiun. Selama mendapat perawatan di rumah sakit, Rini tak sadarkan diri. Dokter RSUD dr Soedono menyatakan kondisi Rini masih tetap kritis hingga hari keenam di rumah sakit.

Ini korban masih di ICU. Terakhir tadi pagi masih kritis. Jadi prinsipnya itu kalau ruang ICU masih belum stabil dan kritis, terang dokter ICU RSUD dr Soedono Madiun Mirza Koeshardiandi, dr. Sp.An-FIPM Saat dihubungi sejumlah wartawan, kemarin, pada hari Jumat (19/10). Sabtu pagi, dokter rumah sakit tersebut menyatakan Rini sudah menghembuskan nafas terakhir. Jenazah Rini langsung dibawa ke kamar jenazah dua jam setelah kematiannya.

Rini Sempat Dirawat di RS Lain

Setelah kejadian kecelakaan, Rini dibawa ke RSUD Sayidiman, Magetan sebelum kemudian dibawa ke Madiun. Jenazah Ragil juga dibawa ke RS tersebut. Rini di RSUD Sayidiman selama dua hari. Dia kemudian dipindahkan ke RSUD dr Soedono dengan alasan alat medis yang lebih lengkap.

Rini Mengalami Luka di Kepala dan Dada

Dokter ICU RSUD dr Soedono Madiun Mirza Koeshardiandi, dr. Sp.An-FIPM sempat menginformasikan kondisi Rini. Ketika itu dia menyebut Rini mengalami luka di bagian kepala dan dada. Intinya gangguan kesadaran cedera kepala sama cedera dada. Tapi yang berat cedera kepala. Kalau fisik tidak bisa dipastikan karena harus di bawa ke ruang foto, ungkap Mirza, pada hari Jumat (19/10).

Kondisi Rini, kata Mirza, sempat membaik di tingkat sadar otak pada hari Kamis (18/10) sore. Tetapi kondisi Rini masih belum sadarkan diri dan masih menggunakan alat bantu pernapasan hingga saat ini.

Mobil Rini Jatuh ke Jurang Sedalam 100 Meter

Mobil yang dikendarai Rini jatuh ke jurang dengan kedalaman 100 meter. Saksi mata bernama Paijo menyebut kejadian berlangsung sangat cepat, mobil sempat berputar-putar dan menghantam batu sebelum akhirnya jatuh pada tanah lapang dan gembur. Lokasi sekitar 500 meter sebelum pintu masuk retribusi Telaga Sarangan. Tepatnya atasnya sentra lahan stroberi yang jalannya menurun dan tikungan tajam, jelas Kasat Lantas Polres Magetan AKP Himmawan Setiawan saat dihubungi oleh sejumlah wartawan, pada hari Jumat (19/10/2018).

Lokasi terjunnya mobil Rini berada sekitar 50 meter dari lokasi bus rombongan peziarah umat Hindu Surabaya yang menabrak tebing dengan dua orang meninggal pada hari Minggu (7/10). Mobil yang dikemudikan Rini Puspitawati (26), warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, menabrak pembatas jalan saat melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Sarangan ke Plaosan, Magetan.

Ditemukan Kondom di Puing Mobil

Polisi menemukan kondom di puing mobil Honda CR-V yang dikendarai Rini. Kondom itu ditemukan anggota saat mengumpulkan puing bodi mobil yang tertinggal. Ada kondom di puing bodi mobil, dua kondom, ujar salah seorang anggota pos Lalu Lintas Polres Magetan yang enggan disebut namanya kepada wartawan. Dua kondom tersebut adalah kondom yang belum digunakan yang masih terbungkus kemasan plastik dan kondom bekas pakai. Polisi tersebut mengatakan bahwa kondom itu sudah ada sejak awal kejadian.

Kondom itu ditemukan di bawah kursi belakang CR-V yang dikendarai Rini Puspitawati (26). Kasat Lantas Polres Magetan AKP Himmawan Setiawan saat ditanya tentang temuan kondom itu mengaku akan melakukan kroscek. Ya nanti gini, TKP yang sekarang sudah rusak kita lihat dulu itu sudah berapa lama. Apa kejadian itu yang murni itu yang lagi diselidiki terus oleh kami, kata Himmawan.

Jenazah Rini Puspitawati telah datang ke rumah duka di Desa Semen, Kecamatan Paron, Ngawi. Jenazah akan dimakamkan di pemakaman desa setempat. Ambulans yang membawa korban kecelakaan di jurang Sarangan itu tiba di rumah duka sekitar pukul 18.00 WIB. Jenazah oleh warga segera dibawa masuk ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.

Langkah wartawan hanya sampai di sini saja karena pihak keluarga meminta agar kedatangan dan pemakaman Rini tidak dijadikan bahan berita atau tidak diliput. Kami hanya menyampaikan pesan keluarga. Tolong, pihak keluarga almarhum tidak berkenan untuk diliput media apapun. Tolong menghormati keluarga, ungkap salah satu famili Rini yang tidak berkenan disebutkan namanya kepada awak media yang datang di rumah duka, pada hari Sabtu (30/10/2018).

Para wartawan yang sudah berada di lokasi sejak siang, terpaksa angkat kaki meninggalkan lokasi. Ayo pulang, tidak enak sama keluarga almarhum, kata salah satu wartawan televisi sambil bergegas meninggalkan lokasi.

Dari info yang dihimpun, jenazah Rini direncanakan dimakamkan sekitar pukul 20.00 WIB di di Tempat Pemakaman Umum Dusun Bangsewu yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka. Di rumah duka saat ini hanya ada Marsini ibunya yang masih nampak syok atas meninggalnya Rini.

Rini Puspitawati meninggal akibat kecelakaan tunggal. Mobil Honda CR-V yang dikendarainya terjun ke jurang setelah sebelumnya menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Sarangan Plaosan Sabtu (13/10). Rini meninggal setelah 2 hari dirawat di RSUD Sayidiman Magetan dan 5 hari dirawat di RSUD dr Soedono Madiun.

Kecelakaan juga menewaskan penumpang seorang pria bernama Ragil Supriyanto (34), warga Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Ragil tewas di lokasi terpental berjarak sekitar 30 meter dari lokasi jatuhnya mobil.

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah

SPG Di Kaltim Mencuri Kosmetik Hingga Ratusan Juta Rupiah Ada seorang SPG di Samarinda, Kalimantan Timur yang harus berurusan dengan ap...